Bekas Tambang Tua Di Gresik Ini, Sekarang jadi Tempat Wisata Bukit Kapur Setigi, Gratis

Bila di Pulau Madura ada wisata Bukit Jaddih yang terbentuk dari bekas tambang batu kapur, di Gresik juga ada Wisata Setigi di Sekapuk

Bekas Tambang Tua Di Gresik Ini, Sekarang jadi Tempat Wisata Bukit Kapur Setigi, Gratis
surya/Willy Abraham
Desa wisata Sekapuk, Gresik dengan wisata andalan bukit Setigi 

Suryatravel.com - Bila di Pulau Madura ada wisata Bukit Jaddih yang terbentuk dari bekas tambang  batu kapur, di Gresik ternyata juga ada wisata yang terbentuk dari bekas tambang batu kapur di Desa Sekapuk, tepatnya di Desa Setigi, Gresik.

Sejak dulu bukit kapur di Desa Sekapuk dimanfaatkan warga untuk aktivitas menambang dan sebagai tempat pembuangan sampah ditepi jalan, tempat ini dulu kumuh. Namun awal Tahun 2018 tempat ini disulap menjadi Wisata Bukit Kapur Setigi.

Kawasan perbukitan kapur dengan medan naik turun seluas 6 hektare,  menjadikan warga dan  Kepala Desa  Abdul Halim memermak kawasan itu menjadi sebuah tempat wisata yang menarik.

Awalnya, bukit kapur itu tersebut hanya dimanfaatkan warga untuk berswafoto. Karena bukit kapur berwarna putih dan tinggi menjulang merupakan salah satu spot foto yang menarik.

Kemudian diberi tulisan I Love Sekapuk berwarna merah di tengah bukit kapur itu, dan menajadikan kawasan itu menarik masyarakat sekitar hingga menjadi ramai pengunjung.

"Ini merupakan anugerah bagi warga desa kami,  dengan memanfaatkan bukit yang dulunya tempat buang sampah meajadi kawasan wisata  yang potensnya besar untuk meanrik pengunjung," kata Abdul Halim.

Dan pelan pelan kawasan itu ditata, warga  setempat juga dilibatkan dalam pembangunan kawasan tersebut. Hasil swadaya warga digunakan untuk pengembangan wisata seperti membangun food court, danau buatan, dan musholla. Perlahan tapi pasti, wajah Desa Sekapuk mulai berubah.

Wisata Bukit Sekapuk sendiri diberi nama  Setigi merupakan singkatan dari Selo, Tirto, Giri artinya batu, air dan bukit.  Lokasinya di  Gresik utara  Kecamatan Ujungpangkah, Pemdes setempat berharap kawsan ini menjadi tujuan wisata  alternatif  di Gresik.

Untuk mencapai kawasan itu, bila dari Surabay  bisa ditempuh dari exit tol Manyar, terus ke arah Barat dengan waktu tempuh sekitar 40 menit. Tiket masuk gratis, pengunjung hanya dikenai  biaya parkir, untuk  sepeda motor  Rp 5 ribu, dam roda empat Rp 10 ribu., jika ada yang mau foto pre wedding gratis.

Sementara jam buka kawasan ini mulai  pukul 09.00  - 17.00 Wib, tapi bila ada even bisa sampai malam hari . (Willy Abraham)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved