Tiket Online Masuk Gunung Bromo Disambut Positif Agen Travel Jawa Timur

booking tiket online untuk masuk TNBTS disambut baik oleh Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA) Jawa Timur

Tiket Online Masuk Gunung Bromo Disambut Positif  Agen Travel Jawa Timur
suryatravel/dodohawe
salah satu sudut kawah Gunung Bromo yang jadi jujugan wisatawan 

 Suryatravel.com - Rencana Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memberlakukan aturan booking tiket online untuk masuk TNBTS disambut baik oleh Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA) Jawa Timur.

Arifudinsyah, Ketua ASITA Jatim, mengatakan, pihaknya mendapatkan undangan untuk melakukan pertemuan TNBTS pada 25 November 2019 mendatang.  

“Untuk agendanya belum ada yang spesifik terkait informasi aturan itu, tapi kami mendukung rencana tersebut karena akan mendukung usaha kami juga," ungkap Arifudinsyah, Rabu  (19/11/2019).

Menurutnya  bila booking tiket masuk ke TNBS bisa diakses secara online, akan bisa lebih terbuka dan transparan lagi dalam hal membuat paket wisata ke TNBT.  

Terutama wisatawan asing yang masih banyak memerlukan jasa agen tour dan travel untuk berwisata ke TNBTS.  

"Kami juga bisa mendapatkan informasi yang lebih terbuka terkait biaya-biaya dan bisa menentukan berapa fee kami secara real," lanjutnya. 

Selama ini, pembelian tiket masuk ke TNBTS dilakukan secara manual di pos tiket. Seringkali pembelian tiket itu tidak hanya untuk tiket masuk saja, tapi juga adanya pungutan liar dan kurang transparannya biaya-biaya fasilitas di TNBTS terutama ojek dan mobil Jeep. 

"Setelah tiket masuk, harapannya layanan Jeep dan sejenisnya juga bisa diakses secara online. Jadi penghitungan tarif untuk klien kami menjadi lebih tertata dan kami bisa mendapatkan margin yang pas tanpa harus minus karena banyaknya pungutan yang kadang tidak perlu," jelas Arifudinsyah.

Saat ini kondisi wisatawan yang dilayani agen tour dan travel anggota ASITA ada tiga jenis. Wisatawan domestik, wisatawan dalam negeri ke luar negeri dan wisatawan luar negeri ke berwisata ke Jaw Timur.
"Kondisinya saat ini, paling hancur adalah wisawatan domestik. Karena tiket pesawat udara yang mahal," ujar Arifudinsyah. 

Begitu juga jumlah wisawatan asing yang masuk ke Jatim juga tidak lagi seramai 2-3 tahun yang lalu. Yang paling banyak dan masih berkembang adalah wisatawan dari Surabaya yang banyak pergi ke luar negeri.  

"Dan kontribusinya sangat besar. Orang Surabaya banyak duitnya, sehingga kalau bepergian ke luar negeri lebih banyak. Apalagi tiket pesawatnya juga lebih murah dibandingkan antar domestik," ungkap Arifudinsyah.

Demikian juga dengan para agent travel yang tergabung dalam Perhimpunan Travel Agen Jawa Timur (PITA Jatim). Pita  menilai  kebijakan pembelian tiket berwisataa di bromo secara online pada per 1 Desember 2019 yang menggunakan jasa tour, bukan menjadi persoalan.

Dwi Nusa Tour satu diantara agent travel yang tergabung dalam PITA Jatim justrus merasa lebih praktis dengan adanya kebijakan tersebut.

"Jika adanya sebuah sistem yang membuat kami-kami ini yang sebagai agent travel lebih mudah dalam melakukan pekerjaan kenapa tidak," kata Erna , Owner Dwi Nusa Tour.

Menurutnya  dengan online kini pihak pengelolah bromo mengikuti era yang modern, hal ini sangat baik, karena jamannya memang digital. (Sri Handi Lestari)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved