Desa Wisata Boon Pring Malang, Tambah Varietas 100 Jenis Bambu, Jadi Museum Bambu

Desa Wisata Boon Pring desa sanankerto, malang terus menambah koleksi varietas tanaman bambu yang dimiliki

Desa Wisata Boon Pring Malang, Tambah Varietas 100 Jenis Bambu, Jadi Museum Bambu
suryatravel/fatimatus zahroh
desa wisata boo pring di Malang terus berbenah dengan menambah varietas bambu 

Suryatravel.com -  Desa Wisata Boon Pring  terus menambah koleksi varietas tanaman bambu yang dimiliki.

Desa wisata yang berada di Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang itu ingin menjadikan kawasan seluas 36,8 hektar hutan bambunya sebagai kawasan museum hidup dengan jenis bambu terbanyak.

"Kami sedang membuat etalase dengan memperkaya varietas bambu yang kita miliki. Sekarang di sini sudah ada 72 jenis. Rencananya kita akan memperkaya hingga 100 varietas bambu," kata Kepala Dusun Krajan, Djamaluddin, Kamis (28/11/2019).

Untuk bisa mencapai target ini, Desa Wisata Boon Pring dibantu oleh salah seorang peneliti dari LIPI.

Dan kini sedang diupayakan untuk membawa bibit bambu yang di Boon Pring belum ada untuk bisa ditanam di kawasan Desa Wisata Boon Pring ini.

Semangat melestrikan bambu sudah dilakukan sejak tahun 2015 lalu.  Desa Sanankerto yang sudah berdiri sejak tahun 1910 itu sudah digalakkan penanaman bambu oleh para tetua desa.

Kemudian di tahun 2015 dibuatkan poktan bambu agar bisa melestarikan bambu yang menjadi potensi desa.

Tahun 2016 lalu warga desa Sanankerto bersama-sama melakukan gerakan penanaman bambu sebagai 1.000 bibit.

Kini sudah menjadi kawasan hutan bambu yang kaya akan verietas. Bahkan semua warga Desa Sanankerto mengira hanya ada 65 jenis verietas bambu di Desa Wisata Boon Pring. Namun setelah diteliti oleh LIPI, jenis yang ada mencapai 72 jenis.

"Saat ini, sambil  menunggu bibit varietas dari LIPI dikirim ke sini, kami menyusun format referensi tentang bambu. Mulai karekteristik, jenis hingga beda antar masing-masing jenis. Kami ingin nanti Boon Pring menjadi pusat refrensi bagi mereka yang ingin tahu lebih banyak tentang bambu," tegas Djamaluddin.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved