Kuliner Khas Trenggalek, Kepul Aroma Nasi Dibungkus Daun Pisang dalam Seporsi Nasi Gegok

mencicip nasi gegok, salah satu makanan khas Kabupaten Trenggalek. Salah satu penjual makanan legendaris ini ada di Desa Srabah, Kecamatan Bandungan.

suryatravel/aflahul abidin
seporsi nasi gegok kuliner khas Trenggalek 

“Lupa tepatnya. Saat saya masih belum menikah dulu,” kata Mbah Tumirah. Saat ini, usianya di atas 70 tahun.

Mbah Tumirah hanya menjual nasi gegok, dan sedikit camilan. Di sisi luar warung, ada empat meja panjang yang biasa dipakai tempat makan para pelanggan. Sementara bagian dalam berfungsi hanya sebagai dapur.

Secara umum, warung ini hanya cukup untuk menampung orang makan sekitar 20-an orang.

Harga nasi gegok pun semurah penampilannya. Di warung Mbah Tumirah, empat bungkus nasi gegok plus tempe, dua es teh, dan satu air mineral ukuran tanggung dipatok seharga Rp 30.000.

“Sehari bisa bikin sekitar 100 bungkus nasi gegok,” kata dia.
100 bungkus nasi gegok artinya 50 porsi makan. Sebab apabila pembeli memesan satu porsi, yang keluar adalah dua bungkus nasi gegok. Lengkap dengan tempe goreng bumbu.

Bagi orang kebanyakan yang datang dengan perut kosong, dua porsi nasi gegok memang pas. Tapi, bagi mereka yang sekadar ingin memanjakan lidah, dua porsi terlalu banyak.

Bagi saya, satu porsi nasi gegok rasanya kurang. Tapi, dua porsi terlalu mengenyangkan. Lalu, seberapa pas porsi nasi gegok di perut Anda? Silakan coba untuk mengetahuinya. (aflahul abidin)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved