Panoraman Bukit Tunggangan,Trenggalek.Terbang Paralayang Diatas Hamparan Sawah dan Perbukitan

Sawah terpampang luas dari titik penerbangan paralayang di Bukit Tunggangan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek

Panoraman Bukit Tunggangan,Trenggalek.Terbang Paralayang Diatas Hamparan Sawah dan Perbukitan
suryatravel/aflahul abidin
Panorama sawah dan kampung, menjadi pemandangan saat paralayang di Bukit Tunggangan Trenggalek 

Suryatravel.com - Sawah terpampang luas dari titik penerbangan paralayang di Bukit Tunggangan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek.

Bukit-bukit mengelilingi setiap mata memandang. Pohon-pohon, perkampungan, dan jalan raya menjadi aksen. Panorama itu penjadi obat rileks bagi para penggemar  paralayang.

Perasaan grogi sebelum terbang langsung berubah jadi tenang.
“Pemandangannya bagus,” begitu kalimat pertama yang terlontar dari Sandi Aji Prakoso, salah satu penggemar paralayang  asal Kota Batu.

Sandi sudah berpetualang di banyak bukit paralayang. Setidaknya, ia pernah “terbang” dari gunung yang ada di Batu, Solo, Yogjakarta, Bali, Lombok, hingga Manado.

Namun, terbang dengan parasut dari bukit Tunggangan tetap mengesankan.
Bukit Tunggangan berada di ketinggian sekitar 250 meter dari dasar daratan.

Lokasi bukit ini mudah dilihat dari jalan nasional Tulungagung-Trenggalek. Sayangnya, akses untuk menuju ke puncak bukit titik take off tergolong cukup ekstrem.

Sebagaian akses jalan berupa beton. Sementara sisanya batu dan makadam. Kemiringan jalan juga tergolong curam. Paling mudah naik mobil berpenggerak roda ganda atau motor trail. Untuk mobil, jalan tak bisa untuk bersimpangan.

Meski demikian, kondisi medan itu tergolong lumayan dibanding kebanyakan bukit para layang lain di Jawa Timur.

Medan berat yang dilewati itu pun terbayar lunas setelah para peserta festival sampai di puncak bukit. Bahkan, Sekretaris Pengurus Provinsi Paralayang Jawa Timur Samsul Hadi, memuji Bukit Tunggangan sebagai arena paralayang yang mirip dengan bukit di Thailand.

“Kalau di Trenggalek ini salah satu terbaik di Indonesia karena hampir mirip dengan bukit yang ada di Thailand. Di take off-nya flat area. Itu enggak susah-susah untuk ekshibisi. Di sini kalau eskhibisi bisa tembus Ponorogo, Kediri, Malang,” kata Samsul.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved