Traveller Harus Mewaspadai Kondisi Cuaca Yang Tidak Menentu. Di Mojokerto Sempat Hujan Es

Cuaca yang tak menentu akhir akhir ini perlu menjadi perhatian para traveller

suryatravel/wiwit purwanto
Mendung awan hitam bergelayut diatas Selat Madura 

Suryatravel.com – Cuaca yang tak menentu akhir akhir ini perlu menjadi perhatian para traveller merencanakan lebih matang perjalanannya.

Di wilayah Jawa Timur sendiri seharusnya telah memasuki musim penghujan di dasarian ketiga bulan November atau tepatnya pada tanggal 21 lalu. 

Namun, nyatanya hingga sekarang hujan masih belum terjadi secara merata di beberapa wilayah Jawa Timur. 

Bahkan wilayah Surabaya dan sekitarnya juga masih terpantau cerah. 

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, mengatakan ada beberapa penyebab rendahnya curah hujan yang terjadi di wilayah Jatim. 

"Faktor utamanya dipicu oleh pelemahan penjalaran monsun Asia.Hal ini disebabkan karena tumbuhnya 7 badai tropis di utara Indonesia secara berturut turut mulai dari Halong, Matmo, Nakri, Fengshen, Kalmaegi, Fung Wong dan Kammuri," ujarnya, Rabu (4/12/2019). 

Selain penyebab di atas, Teguh memaparkan juga beberapa penyebab lainnya. 

"Yaitu perkembangan El Nino yang menunjukkan dalam kondisi normal namun Dipole Mode Indeks menguat sejak Oktober berindikasi membuat penguapan di wilayah Indonesia bagian barat berkurang,” jelasnya. 

Sementara kondisi suhu muka laut di selatan Pulau Jawa cenderung dalam kisaran normal hingga lebih dingin dan pola angin timuran yang cenderung masih menguat dengan membawa uap air yang bersifat kering. 

Namun ia menambahkan, kondisi akan berangsur kembali normal apabila badai tropis tersebut juga sudah mereda. 

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved