Pendakian Gunung Pangrango 1

Melepas Rindu Dan Berceloteh Bersama Sahabat Ke Puncak Gunung Pangrango, Saat Kumpul Hanya Di Alam

Melepas Rindu Dan Berceloteh Bersama Sahabat Ke Puncak Gunung Pangrango

Melepas Rindu Dan Berceloteh Bersama Sahabat Ke Puncak Gunung Pangrango, Saat Kumpul Hanya Di Alam
Suryatravel/Fifin maidarina
Berkumpul dan bersiap melakukan pendakian Gunung Pangrango 

Suryatravel.com - Semenjak membaca puisi karya Soe Hok Gie, Mandalawangi-Pangrango, akhirnya gunung cantik itu menjadi impianku untuk didaki.

Ruh dalam puisinya seolah membawa kita melalang buana menuju tempat indah di ketinggian.

Saking cintanya pada tempat ini, abunya Soe Hok Gie ditaburkan di Lembah Mandalawangi dan dibuatkan tugu peringatan atas beliau.

Gunung Pangrango merupakan titik pertemuan batas tiga kabupaten Bogor, Cianjur, Sukabumi dan masuk dalam rangkaian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Sebelumnya pernah menapakkan kaki sampai ke puncak Gunung Gede.

Mau lanjut ke Pangrango, cuaca begitu buruk, hujan lebat dan kabut tebal, sehingga saat itu kami tidak nekad untuk melanjutkan perjalanan ke puncak Pangrango.

Kali ini, akhirnya punya kesempatan untuk mencicipi Gunung Pangrango tersebut.

Teman-teman pendaki berasal dari berbagai daerah, dan memutuskan untuk bertemu langsung di Cibodas, kaki gunung Gede-Pangrango.

Bram dan kawan yang bermarkas di Brebes langsung menuju Cibodas dengan mobil sewaan mereka. 

Sementara saya sendiri yang dari Surabaya menuju Jakarta dengan kereta api, bertemu dengan beberapa teman lain dari Jakarta dan Blitar di stasiun Gambir dan lanjut dengan travel menuju Cibodas.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved