Kebun Binatang Surabaya Usung Budaya Nusantara. Ada Tarian dan Kesenian Adat Tampil Bergantian

Kebun Binatang Surabaya Juga Tampilkan Pesona Satwa dan Budaya Nusantara. Ada Tarian dan Kesenian Adat Tampil Bergantian

Kebun Binatang Surabaya Usung Budaya Nusantara. Ada Tarian dan Kesenian Adat Tampil Bergantian
Suryatravel/Wiwit purwanto
Kesenian budaya Madura di tampilkan dihalaman depan KBS 

Suryatravel.com – Ada yang beda dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada liburan natal dan tahun baru kali ini.

Sambut liburan kali ini PDTS Kebun Binatang Surabaya (KBS) mengusung tema lokal, Pesona Satwa dan Budaya Nusantara.

Kebun Binatang Surabaya suguhkan hiburan berbagai daerah di Indonesia.

Wini Hustiani, Kepala Humas PDTS KBS mengatakan, konsep ini untuk perkenalkan pula kesenian pada masing-masing daerah di Indonesia.

“Pada hari ini misalnya, KBS menghadirkan hiburan berupa kesenian khas Madura. Diantaranya yaitu musik Ul Daul dan tari Potre Koneng,”jelasnya, Rabu (25/12/2019).

Rangkaian hiburan ini akan berlangsung hingga momen libur tahun baru 2020 yaitu tangga 5 Januari.

“Para pengunjung akan menyaksikan langsung kesenian khas daerah di Indonesia. Diantaranya dari Bali yaitu Tari Pendet dan Manuk Rowo, dan tari topeng,” Kata Wini.

Kesenian lain berasal dari budaya Jawa yaitu jaranan, budaya Flores dan Sulawesi berupa pakaian adat, dan tarian etnik khas Papua
Pada momen liburan natal dan tahun baru, Kebun Binatang Surabaya menjadi jujugan wisatawan menikmati libur panjang.

Kebun Binatang Surabaya menjadi tempat wisata favorit yang murah dan meriah bersama keluarga.

Pengunjung membeludak di dalam area KBS
Pengunjung membeludak di dalam area KBS (Suryatravel/Mayang essa)

Seperti hari ini kepadatan sudah terasa sejak dari Jalan Raya Wonokromo menuju Jalan Diponegoro, di bawah jembatan penyebrangan menuju parkir Kebun Binatang Surabaya.

Sejumlah petugas terlihat mengatur arus lalu lintas hingga area parkir di sekitar Kebun Binatang Surabaya.

Sementara memasuki kawasan wisata Kebun Binatang Surabaya, kepadatan terlihat di sejumlah titik kandang hewan maupun edukasi dan hiburan.

"Sampai saat ini kami perkirakan 10 ribu pengunjung, belum sampai sore hari ya" kata Wini Hustiani.

Sejumlah spot seperti kandang gajah, kandang jerapah dan kandang beruang madu ramai pengunjung.

Begitu juga panggung hiburan dan panggung juga penuh dengan anak pengunjung.

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved