Blusukan Tempat bersejarah Di Klojen, Malang. Siapkan Wisata Heritage Di Klojen

Blusukan Tempat bersejarah Di Klojen, Malang. Siapkan Wisata Heritage untuk lebih mengetahui kondisi sebenarnya beberapa bangunan bersejarah tersebut.

Blusukan Tempat bersejarah Di Klojen, Malang. Siapkan Wisata Heritage  Di Klojen
suryatravel/kukuh kurniawan
Komunitas pemandu wisata sejarah kota Malang saat melakukan penelusuran ke jembatan SMAK Frateran. 

 Suryatravel.com - Komunitas pemandu wisata sejarah kota Malang punya cara tersendiri untuk mengetahui sebuah tempat bersejarah. 

Mereka menggelar jalan jalan dan blusukan ke beberapa tempat bersejarah yang ada di Kecamatan Klojen, Malang. 
  
Tidak tanggung tanggung ada  delapan tempat yang dikunjungi yaitu, Gua Jepang yang berada di area bagian bawah bangunan SDIT Ahmad Yani, bekas menara pengawas (eks loji) dekat dengan RS. Saiful Anwar, jembatan SMAK Frateran, punden Mbah Tugu, sumber mata air Kedung Singo, arung Oro Oro Dowo, Bendungan Kadalpang, dan Pabrik Es Betek. 
  
Ketua kegiatan, Rudy Peter Stanley mengatakan tujuan acara ini digelar untuk lebih mengetahui kondisi sebenarnya beberapa bangunan bersejarah tersebut. 
  
"Kita ingin mengetahui bagaimana kondisinya sekarang. Apakah terawat dengan baik ataukah malah justru sebaliknya," ujarnya. 
  
Ia beralasan hanya melakukan penelusuran di wilayah Kecamatan Klojen saja. 
  
"Yang pertama adalah wilayah Kecamatan Klojen berada di tengah kota Malang dan kedua, sebagian besar masyarakat belum tahu dan paham jika di Klojen banyak  tempat bersejarah namun keberadaannya belum terekspos maksimal," tambahnya. 
  
Sementara itu, Kasie Pengembangan Ekonomi Kreatif Disporapar yang juga menjadi Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya Kota Malang, Agung H Buana menjelaskan kalau beberapa tempat bersejarah itu sangat menarik untuk dijadikan tempat wisata. 
  
"Selain ikut dalam penelusuran, kita  juga melakukan pengukuran bangunan seperti jembatan SMA Frateran, Gua Jepang, dan bekas menara pengawas (eks loji) dekat dengan RS. Saiful Anwar. Fungsi pengukuran untuk mendapatkan lebih detail informasi bangunan bersejarah tersebut," bebernya. 
  
Dirinya juga berencana dalam waktu dekat  pihaknya akan membuat semacam paket wisata heritage Kota Malang. 
  
"Bangunan itu memiliki arti yang sangat penting untuk peradaban kota Malang dan cocok untuk dijadikan tempat wisata heritage. Kita kumpulkan dahulu informasi sebanyak banyaknya dan bila sudah memungkinkan maka akan kita buka paket wisata heritage Kota Malang baik untuk wisatawan lokal maupun mancanegara," tandasnya. (kukuh kurniawan)
  

 

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved