Ragam Wisata Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya, Sensasi Susur Sungai Hingga Tanam Mangrove

Ragam Wisata Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya, Sensasi Susur Sungai Hingga Tanam Mangrove

Editor: Wiwit Purwanto
Suryatravel/istimewa
Susur sungai ke Pulau Mangrove dengan perahu Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya 

Suryatravel.com - Berkunjung ke Ekowisata Mangrove Wonorejo, pengunjung tak hanya mendapat tawaran untuk menanam bibit pohon bakau, namun juga sensasi susur sungai menuju ke pulau mangrove.

Ekowisata Mangrove Wonorejo, sejak 2010 mendeklarasikan sebagai lokasi wisata edukasi yang mana tiap pengunjung tak hanya mendapat kesenangan saat berwisata, namun ilmu pengetahuan baru.

Humas Ekowisata Mangrove Wonorejo, Devid Nugroho mengatakan tiap hari Senin hingga Jumat dialokasikan untuk rombongan yang ingin belajar mengenai pohon bakau dan menanam bobot di pula mangrove.

“Jadi tiap weekday, kami fokusnya memang untuk edukasi. Misal, ada rombongan sekolah datang ke sini, kami mengajak untuk menanam pohon bakau di pulau mangrove yang ada di muara,” terangnya.

Sementara untuk Sabtu dan Minggu, pengunjung bisa bebas melakukan wisata saja atau juga ingin ikut menanam pohon bakau.

Untuk menuju ke pulau mangrove, pengunjung terlebih dahulu diajak menaiki sebuah perahu motor yang memiliki kapasitas kurang lebih 20 orang.

Perjalanan menuju pulau mangrove dari dermaga membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Meski begitu, selama perjalanan pengunjung tidak akan merasa bosan lantaran disuguhkan pemandangan alami yang jarang mereka dapatkan di kota-kota besar.

Apabila beruntung, pengunjung juga akan bertemu dengan hewan endemik di kawasan hutan bakau seperti Burung Bubut Jawa, Gajahan Pengala, Burung Dara Laut, Raja Udang, bahkan Kucing Bakau.

Tak hanya itu, ketika sampai di pulau mangrove, pengunjung bisa langsung memilih gazebo untuk tempat beristirahat sambil menikmati sepoi-sepoi angin laut.

“Tak ada batasan waktu untuk pengunjung. Mau mereka datang pagi dan pulang sore, itu terserah mereka. Biasanya, kami hanya akan mengingatkan jika perahu terakhir yang menuju dermaga pukul 16.00 WIB,” jelasnya.

Berswa foto di lokasi hutan mangrove Wonorejo jadi daya tarik pengunjung
Berswa foto di lokasi hutan mangrove Wonorejo jadi daya tarik pengunjung (Suryatravel/istimewa)

Devid dan pengelola lain berusaha untuk membuat tempat ini menjadi senatural mungkin.

Bahkan kalau bisa, ia ingin memperlebat atau memperluas hutan bakau yang berada di pulau mangrove.

"Jadi kami pingin tiap orang yang datang ke sini bisa betul-betul melepas penat dari hiruk pikuk kota. Juga supaya mereka ada tujuan wisata selain ke mall atau luar kota," tuturnya.

Dengan harga hanya Rp 25 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak, pengunjung sudah bisa menikmati naik perahu sepanjang sungai hingga beristirahat di pulau mangrove.

Usaha pengelola untuk mengenalkan ekowisata mangrove dan memberikan edukasi pada pengunjung yang datang juga melalui foto-foto yang mereka pajang di dekat loket.

Pada dinding, terdapat foto-foto penanaman bakau yang kebanyakan diikuti oleh anak-anak sekolah, mahasiswa, juga beberapa perusahaan.

Tujuannya, supaya pengunjung tahu jika di wisata perahu mangrove wonorejo juga menyediakan bibit untuk penanaman pohon bakau.

"Biar mereka juga tertarik untuk menanam pohon bakau di sini," tandasnya.

Ke depan, Devid ingin lebih dikenal masyarakat agar bisa tumbuh dan berkembang menjadi wisata edukasi di Surabaya.

"Untuk mewujudkan hal itu, kami memanfaatkan media sosial yang saat ini dimiliki dan tak pernah lepas dari jangkauan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, pengelola juga akan mengembangkan Ekowisata Mangrove Wonorejo supaya pengunjung yang datang ke tempat ini mendapatkan pengalaman tak terlupakan.(Akira Tandika)

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved