Gandrung Barang Seken Bermerek, Bikin Para Wanita Tampil Pede Dan Bernilai Investasi

Gandrung Barang Seken Bermerek, Tampil Pede Dan Investasi lebih pede, memakai barang bekas tapi bermerek bisa jadi juga sebagai investasi.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
Suryatravel/Wiwit purwanto
Tas seken bermerek kini lagi ngehit lebih pede dan bernilai investasi 

Suryatravel.com - Bagi kaum hawa memiliki barang bermerek meskipun itu barang seken tetap saja akan pede dalam berpenampilan.

Selain lebih pede, memakai barang bekas tapi bermerek bisa jadi juga sebagai investasi.

“Barang barang preloved branded ini bisa juga sebagai investasi selain lebih pede saat memakainya,” kata Amelia Salim, kolektor yang juga owner Luxorius butik.

Di tempatnya ia banyak menjual barang seken bermerek. Sebagian besar yang ada di butiknya di kawasan Surabaya Barat adalah tas wanita merek Hermes.

Tas wanita ini modelnya sederhana namun memiliki nilai jual yang tidak murah.

Satu tas seken merek Hermes yang bagus bisa dijualnya Rp 30 juta.

“Seken tapi seperti baru masih lengkap dengan bungkusnya,” kata Amel.

Bermain branded bag, bagi Amel sudah menjadi hobinya sejak masih kuliah.

Selain lebih pede karena membawa barang yang asli, bukan palsu.

Lebih baik kata Amel membawa barang dengan merek lokal daripada barang bermerek tapi palsu.

“Kebetulan saya juga ada brand sendiri Luxorius, kita menghargai yang membuat tas bermerek, jangan di palsulah,” tukasnya.

Salah satu tenant di Irresistible Bazzar menawarkan tas koleksi dari Hermes milik Amelia Salim
Salah satu tenant di Irresistible Bazzar menawarkan tas koleksi dari Hermes milik Amelia Salim (Suryatravel/Akhmad Zaimul Haq)

Koleksi tas di tempatnya hampir sebagian besar bermerek Hermes, tas asal Prancis dibandrol dari harga termurah Rp 5 juta hingga ada yang seharga Rp 1 miliar.

Karena itu ia memberlakukan tas tas ini sangat hati hati, demikian juga dengan perawatan sangat diperhatikan.

Harga kata Amel juga tergantung dari kondisi tas namun selama ini tas yang dijualnya sangat terjamin .

Baik dari kualitas, perawatan dan keasliannya.

“Misalkan kena bolpen saja sudah bisa berkurang nilainya, makanya harus hati hati karena ini juga investasi,” lanjutnya.

Harga juga ditentukan dengan tahun pembuatan, hanya saja bedanya dengan negara pembuat tas, semakin tua umur tas harga semakin mahal.

Di pasar preloved branded tas tas dengan warna cerah memiliki kecenderungan lebih bernilai.

“Harga juga tergantung dari warna warna limited dan warna yang semakin terang atau candy colour, semakin banyak yang suka,” jelasnya.

Kini pelanggan tas seken bermerk dari Amelia Salim bukan hanya di Indonesia tapi juga sudah menjangkau Malaysia, Singapura, Philipina dan Belanda.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved