Pelabuhan Tanjung Tembaga Bakal Jadi Akses Kapal Pesiar, Tujuan Bromo - Ijen Didanai Rp 9 Trilliun

Pelabuhan Tanjung Tembaga Bakal Jadi Akses Kapal Pesiar Ke Ijen dan Bromo, Didanai Rp 9 Trilliun, Jadi Hub Logistik dan Pariwisata

Pelabuhan Tanjung Tembaga Bakal Jadi Akses Kapal Pesiar, Tujuan Bromo - Ijen Didanai Rp 9 Trilliun
suryatravel/dodohawe
salah satu sudut kawah Gunung Bromo yang jadi jujugan wisatawan 

Suryatravel.com - Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo bakal dikembangkan untuk menyokong arus logistik dan sektor pariwisata di Jawa Timur. 

Pembangunan pelabuhan ini akan mendapatkan alokasi anggaran APBN dan KBPU mencapai Rp 9 trilliun.

Saat melakukan kunjungan ke Kota Probolinggo, Jumat (14/2/2020), Khofifah menyebut pelabuhan ini akan menjadi pusat akses menarik wisatawan untuk datang ke tempat-tempat wisata di Jawa Timur.

"Pelabuhan ini nantinya akses kapal-kapal pesiar bersandar dan mengantarkan wisatawan ke Bromo, kemudian Ijen. Captive market kita adalah wisatawa Eropa yang biasanya naik kapal pesiar, dan akan stay 14 hari, kita ingin menarik mereka dua hari di Bromo, dua hari di Ijen," kata Khofifah.

Pelabuhan Tanjung Tembaga masuk dalam proyek strategis nasional yang akan dikembangkan dengan anggaran APBN dan KPBU.

Detail plan untuk pengembangan pelabuhan ini akan dilakukan tahun 2020 ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika pelabuhannya sudah baik, pelabuhan Tanjung Tembaga akan digunakan juga untuk akses ke kawasan wisata lain. Seperti Gili Iyang dan Gili Labak.

Dikatakan Khofifah untuk pelaksanaan proyek strategis nasional yang termaktub dalam Perpres No 80 Tahun 2020 sudah dikoordinasikan dengan pihak lintas kementerian. Termasuk dengan Kementerian Pariwisata.

Kawasan BTS juga akan dikembangkan dengan penambahan fasilitas yang lain. Seperti pembangunan kereta gantung.p

Rencana pengembangan Pelabuhan Tanjung Tembaga ini bahkan dinilai prospektif oleh banyak investor.

Sejauh ini sudah banyak lembaga calon investor yang memaparkan pada Khofifah untuk menggarap pembangunan pelabuhan Tanjung Tembaga.

"Sudah ada 3 lembaga paparan ke saya. Bahkan ada yang ingin mempersiapkan pelabuhan Tanjung Tembaga ini bisa memiliki kedalaman sampai diatas 20 meter.

Tapi saya belum memutuskan karena kan harus dikomunikasikan ke pihak-pihak yang expert di sektor ini," ucap mantan Menteri Sosial ini.

Jika pelabuhan ini sudah dibangun, maka rencana pemerintah pusat untuk membangun tol laut juga akan terpenuhi.

Akan tetapiuntuk bisa menjadi hub, maka pelabuhan juga harus didukung oleh industrial estate, termasuk pusat logistik berikat (PLB). (Fatimatus Zahroh)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved