Ranu Manduro Pesona Padang Savana Di Lereng Gunung Penanggungan, Seakan Berada Di Luar Negeri

Ranu Manduro Pesona Padang Savana Di Lereng Gunung Penanggungan, Seakan Berada Di Luar Negeri

Editor: Wiwit Purwanto
Suryatravel/ Romadoni
Pemandangan Ranu Manduro di Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto mendadak viral diperbincangkan netizen di media sosial. 

Suryatravel.com – Keindahan alam pegunungan berupa Padang Savana di bekas galian Sirtu Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto mendadak viral.

Tempat ini menjadi populer dan diperbincangkan netizen di media sosial setelah beredarnya foto dan video di media sosial yang memperlihatkan pemandangan di padang savana tersebut.

Warga setempat menyebut padang savana ini dikenal dengan julukan Ranu Manduro sesuai nama desanya.

Ranu Manduro ini adalah hamparan rumput hijau yang sangat luas.

Apalagi, banyak batu-batu besar di tengah cekungan padang savana mirip pemandangannya seperti di luar negeri.

Di kawasan itu juga ada telaga yang terletak di sisi kiri arah masuk ke dalam Ranu Manduro.

Selain masyarakat Mojokerto, banyak pengunjung datang dari luar kota untuk menikmati pemandangan alam yang hijau dan asri.

Banyak pengunjung dari luar daerah yang ingin tahu pemandangan indah dan asri di Ranu Manduro
Banyak pengunjung dari luar daerah yang ingin tahu pemandangan indah dan asri di Ranu Manduro (Suryatravel/ Romadoni)

Mereka begitu penasaran ingin melihat lebih dekat padang savana dari dekat.

Meskipun dalam kondisi hujan tempat ini tetap ramai dipenuhi pengunjung.

Selain itu di kawasan ini juga banyak Spot foto Instagramable.

Para pengunjung berfoto dengan memanfaatkan batu-batu besar dengan foreground alam yang hijau dan latar belakang pegunungan Penanggungan.

Akses utama menuju ke Ranu Manduro bisa melalui jalan poros desa yang sempit hanya bisa dilewati satu kendaraan mobil.

Estimasi dari kota Mojokerto menuju ke lokasi sekitar 1 jam menuju ke arah Kecamatan Ngoro menuju ke arah Kabupaten Pasuruan atau Mako Brimob Watu Kosek.

Paling mudah tempat ini bisa diakses di google map yang terpenting harus diperhatikan map khusus kendaraan mobil dan motor agar tidak tersesat.

Dari jalan raya ke lokasi Ranu Manduro masuk ke dalam desa sekitar 500 meter.

Warga setempat stanby di jalan menuju ke lokasi untuk mengatur masuknya kendaraan pengunjung. Pasalnya, jalan masuk utama sempit hanya bisa dilewati satu mobil secara bergantian.

Instagramable pemandangan di Ranu Manduro pikat banyak pengunjung
Instagramable pemandangan di Ranu Manduro pikat banyak pengunjung (Suryatravel/ Romadoni)

Karena ini bukan tempat wisata, di sana belum ada fasilitas toilet apalagi tempat sampah.

Namun ada pedagang yang berjualan makanan ringan dan minuman.

Seorang pengunjung, Vivi Sholeha (17) pelajar SMKN 5 Surabaya mengatakan tertarik berkunjung ke Ranu Manduro setelah melihat tayangan viral di media sosial.

Dia bersama teman-temannya yang penasaran akhirnya mengunjungi padang savana ini. Secara kebetulan ia dan temannya praktik kerja lapangan di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved