Semua Destinasi Wisata Cagar Budaya di Kompleks Candi Mojokerto Ditutup

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim menutup seluruh kawasan candi yang difungsikan sebagai destinasi wisata cagar budaya di mojokerto

Semua Destinasi Wisata Cagar Budaya di Kompleks Candi Mojokerto Ditutup
Suryatravel/m romadoni
Kawasan wisata cagar budaya Candi di Mojokerto ditutup sementara 

Suryatravel.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menutup seluruh kawasan candi yang difungsikan sebagai destinasi wisata cagar budaya di Kabupaten Mojokerto.

Kepala BPBC Jatim, Andi Muhammad Said menjelaskan penutupan kawasan itu 
dilakukan untuk mendukung program pemerintah sesuai surat edaran Kemendikbud dan Ditjenbud (Direktorat Jenderal Kebudayaan) dalam upaya meminimalisir penyebaran Virus Corona.

"Kami dapat surat edaran dari Kemendikbud agar menutup tempat-tempat umum seperti cagar budaya yang kini dijadikan destinasi wisata untuk semantara waktu minimal 14 hari sembari menunggu evaluasi," ungkapnya di Kantor BPCB Jatim Trowulan Mojokerto, Rabu (18/3/2020).

Ia mengatakan pihaknya lebih dulu menutup akses wisatawan di Unit Pengelolaan Informasi Majapahit BPCB Jawa Timur atau disebut Museum Trowulan pada Minggu (15/3/2020). 

Secara bersamaan BPCB Jatim juga menutup kawasan candi yang difungsikan untuk destinasi wisata di Trowulan seperti di Candi Bajangratu, Candi tikus, Candi Brahu, Candi Gendong dan lainnya.

Katanya, selama destinasi wisata cagar budaya ini ditutup pihaknya akan melakukan evaluasi dan menunggu arahan dari Tim Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kami bekerjasama akan memberikan data sambil kita lihat perkembangannya jika kondisi sudah normal kawasan destinasi wisata cagar budaya akan dibuka kembali," ujarnya.

Masih kata Said, seluruh objek destinasi wisata cagar budaya sementara ditutup untuk umum kecuali tempat yang digunakan sebagai ibadah itu diperbolehkan. 

Untuk jadwal pekan depan ada kegiatan keagamaan Melasti di Candi Jolotundo, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto.

"Seluruh objek wisata cagar budaya yang ada di tempat umum kita tutup karena tidam semuanya candi dijadikan wisata jadi mari kita dukung program pemerintah untuk pencegahan penyebaran Virus Corona," jelasnya.

Ditambahkannya, seluruh staf BPCB Jatim tetap beraktivitas meski objek cagar budaya yang dijadikan tempat wisata ditutup.

Mereka melakukan pembersihan area cagarbudaya dengan pembersih anti bakteri. Tim BPCB Jatim memanfaatkan laboratorium Konservasi untuk membuat pembersih khusus untuk benda cagar budaya. 

Ini dilakukan karena sekarang ini sulit mendapatkan cairan desinfektan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

"Sudah dua hari ini kita lakukan pembersihan di area wisata cagar budaya nanti di candi juga akan lakukan semuanya," tandasnya. ( Mohammad Romadoni).

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved