Calon Penumpang Dan Yang Turun Dari Bali Wajib Masuk Terowongan Disinfeksi di Pelabuhan Ketapang

Calon Penumpang Dan Yang Turun Dari Bali Wajib Masuk Terowongan Disinfeksi di Pelabuhan Ketapang

Calon Penumpang Dan Yang Turun Dari Bali Wajib Masuk Terowongan Disinfeksi di Pelabuhan Ketapang
Suryatravel/haorrahman
Terowongan disinfeksi di Pelabuhan Ketapang 

Suryatravel.com – Terowongan disinfeksi kininjuga disediakan bagi calon penumpang yang ada di Pelabuhan penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali).

Para penumpang kapal yang memasuki Pelabuhan Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi diwajibkan melalui ”terowongan” disinfeksi.

Terowongan disinfeksi ni adalah hasil modifikasi dari tenda berukuran raksasa yang didirikan untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19).

Turun dari kapal usai menyeberang dari Pulau Bali, seluruh penumpang yang memasuki Pulau Jawa melalui Banyuwangi tanpa terkecuali harus berjalan kaki menyusuri terowongan dengan panjang 12 meter dan lebar 6 meter itu.

Di dalamnya, mereka menjalani proses disinfeksi dengan cairan khusus yang telah disiapkan. Selain itu, para penumpang wajib menjalani pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal gun.

Para petugas gabungan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Dinas Kesehatan Banyuwangi, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi terus bersiaga memandu penumpang.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, penyemprotan penumpang kapal dari Bali ke Pulau Jawa ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.

”Ini tenda raksasa BNBP disulap disulap menjadi semacam terowongan untuk proses disinfeksi para penumpang. Terima kasih semua yang terlibat mempersiapkannya demi kebaikan kita bersama,” ujar Anas, Selasa (23/3/2020).

Anas mengatakan, proses disinfeksi tersebut juga dilakukan dalam rangka menyambut liburan Hari Raya Nyepi, di mana ada lebih dari 50.000 orang menyeberang dari Pulau Bali ke Pulau Jawa melalui Banyuwangi.

Mereka akan pulang ke berbagai kabupaten/kota di Pulau Jawa.

GM ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi, Fahmi Alweni, menambahkan, proses disinfeksi ini dilakukan hingga penutupan penyeberangan ASDP Ketapang menjelang perayaan Nyepi.

"Kita bakal lakukan 24 jam nonstop hingga penutupan pelabuhan menjelang Nyepi," katanya.

ASDP bakal menutup Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk saat Perayaan Nyepi 2020. Terhitung mulai pukul 23.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB, Kamis, 26 Maret 2020. (Haorrahman)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved