Hari Ini PT KAI Daop 8 Surabaya Batalkan Lagi 5 Perjalanan KA Jarak Jauh

Kebijakan KAI ini untuk menurunkan daya kapasitas angkut KA dengan membatalkan sejumlah perjalanan.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
Suryatravel/Wiwit purwanto
PT KAI Daop 8 Surabaya membatalkan 5 perjalanan kereta jarak jauh 

Hari Ini PT KAI Daop 8 Surabaya Batalkan Lagi 5 Perjalanan KA Jarak Jauh

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA – PT KAI Daop 8 Surabaya kembali membatalkan perjalanan KA jarak jauh.

Pembatalan perjalanan ini mendukung program pemerintah dalam pencegahan virus Corona (Covid -19).

Kebijakan KAI ini untuk menurunkan daya kapasitas angkut KA dengan membatalkan sejumlah perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Suprapto menjelaskan, dari awal program menurunkan kapasitas daya angkut penumpang ini total ada 12 Perjalanan KA yang mengalami pembatalan operasi di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya.

Tahap pertama sebanyak 3 KA, tahap Kedua sebanyak4 KA dan tahap ketiga sebanyak 5 KA.

Kemudian tahap ketiga dalam pembatalan, ada 5 perjalanan KA yang dibatalkan operasionalnya terhitung dari tanggal 29 s/d 31 Maret 2020, diantaranya,

1). KA Argo Wilis (KA plb 1a/ KA plb 2a) relasi Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp.

2). KA Mutiara Selatan (Ka plb 103a / KA plb 104a) relasi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp.

3). KA Turangga (KA plb 77a/KA plb 78a) relasi Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/pp.

4). KA Malabar (KA plb 107a/ KA plb 108a) relasi Malang – Bandung – Pasar Senen/pp.

5). KA Pasundan (KA Plb 295a/ KA Plb296a) relasi Surabaya – Kiaracondong Bandung/pp.

“Akibat dari kebijakan pengurangan daya kapasitas angkut KA Penumpang tersebut, jumlah penumpang KA di wilayah PT KAI mengalami penurunan yang sangat signifikan,” kata Suprapto.

Data yang ada terlihat dari jumlah penumpang KA yang naik di tanggal 1 Maret 2020 berjumlah 40.148 penumpang, namun pada tanggal 28 Maret 2020 jumlah penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya menjadi 8.635 penumpang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved