Wisata Jajanan Tradisional di Pasar Atom terimbas Virus Corona Tinggal 2 Lapak Lainnya Tutup

Jajanan kuliner di Pasar Atom Surabaya jujugan wisata kuliner di Surabaya pilih tutup. Imbas virus corona

SURYATRAVEL.COM/MAYANG ESSA
Sejumlah penjaja kuliner jajan tradisional di Pasar Atom Surabaya pilih tutup 

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA – Hampir semua lini ikut terdampak dengan adanya virus Corona. Salah satu diantaranya adalah penjaja kuliner di kawasan Pasar Atom Surabaya.

Jajanan kuliner di Pasar Atom Surabaya ini adalah salah satu jujugan wisata kuliner di Surabaya.

Banyak kuliner tradisional dan legendaris ada di sana. Namun belakangan ini mereka juga mengeluh lantaran sepi pembeli.

Nur Aeni (26) salah satu pedagang bubur Madura mengatakan sepinya pembeli terjadi sejak dua pekan lalu.

“Sepinya setelah ada virus Corona di Surabaya sehingga pembeli turun drastis sejak dua pekan lalu,” paparnya, Selasa (31/3/2020).

Dirinya mengungkapkan, penurunan pembeli hingga 90 persen. Jika biasanya dirinya mampu menjual 50 bungkus dalam sehari, kini hanya mampu menjual 5-10 bungkus.

“Dalam sehari biasanya Rp 500 ribu, saat ini paling banyak dapat Rp 100 ribu,” jelasnya.

Di Pasar Atom sendiri, terdapat enam stan yang menjual makanan khas salah satunya adalah kuliner Madura, yang sebagian memilih menutup dagangannya.

Karena sepi mereka memilih tutup tidak berjualan, dan sekarang hanya tersisa dua lapak ini saja.(Mayang Essa)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved