Sepi Pengunjung Restoran dan Rumah Makan Layani Pelanggan Lewat Online

Sejumlah pelaku usaha restoran mengeluhkan jumlah kunjungan tamu dan pemesanan makanan menurun sangat drastis.

zoom-inlihat foto Sepi Pengunjung Restoran dan Rumah Makan Layani Pelanggan Lewat Online
SURYATRAVEL.COM/Febrianto ramadani
Salah satu rumah makan di Surabaya yang sepi pengunjung dan melayani lewat order online

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA – Usaha rumah makan menjadi sala satu sektor yang paling terdampak dalam merebaknya wabah virus Corona saat ini.

Sejumlah pelaku usaha restoran mengeluhkan jumlah kunjungan tamu dan pemesanan makanan menurun sangat drastis.

Salah satunya adalah Kedai Ayam Bumbu Rujak Mak Mami, di Jalan Dharmahusada Surabaya

Frans Ko (49), Food Consultan Kedai Ayam Bumbu Rujak Mami, menuturkan, kondisi di restoran saat ini sangat sepi dan berkurang banyak.

Jika dibandingkan sebelum masuknya virus corona, tingkat kunjungan di restoran tersebut mencapai 100 persen. Setelah merebaknya virus corona, jumlah kunjungan menurun drastis menjadi 30 persen.

"Kebanyakan masyarakat sekarang mulai memesan makanan dengan order online. Bahkan, saat ini mereka lebih memilih take away daripada makan ditempat. Karena sangat was was, "ungkapnya.

Kendati demikian, ada beberapa orang yang khawatir ketika pesanan mereka yang diantar oleh ojek online diduga terinfeksi Covid 19.

Dengan hal tersebut, lanjut Frans Ko, mayoritas tukang ojek online yang mengantarkan pesanan langsung menaruhnya di atas pagar atau halaman rumah. Sehingga proses pembayarannya dilakukan dengan uang elektronik.

"Setelah ada tanggapan dari para konsumen, kami lakukan penyemprotan atau sterilisasi pada kemasan makanannya dan tukang ojek online yang akan mengantar pesanan itu," imbuhnya.

Selain mengalami penurunan, Restoran yang menawarkan menu makanan khas Jawa dan Cina tersebut juga melakukan pembatasan jam operasional dan pengurangan karyawan.

"Kebetulan ada yang sebagian besar karyawan takut sehingga mengundurkan diri dan memutuskan pulang kampung. Jadi kami tidak cari karyawan baru. Jadi kami memanfaatkan karyawan yang ada guna menghemat pengeluaran," jelasnya.

Guna mempertahankan kinerja tahun ini, Kedai Ayam Bumbu Rujak menawarkan diskon yang didapat ketika memesan lewat aplikasi online serta paket hemat yang bisa dipesan via whatsapp.

Frans Ko menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti aturan dari pemerintah. Pria asal Malang tersebut berharap, kondisi ini semoga cepat berlalu agar bisa melakukan aktivitas seperti biasa. (Febrianto Ramadani)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved