Lebih Praktis Lewat Bi Imah Belanja Online Dari Rumah Di Kediri, Di kemas dan Diantar Sampai Rumah

Paket belanja online dari rumah dikemas untuk diantar kurir ke alamat pemesan di Kota Kediri

Editor: Wiwit Purwanto
SURYATRAVEL.COM/DIDIK MASHUDI
Paket belanja online dari rumah dikemas untuk diantar kurir ke alamat pemesan di Kota Kediri 

Paket belanja online dari rumah dikemas untuk diantar kurir ke alamat pemesan di Kota Kediri

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA
Belanja Online di Kediri mulai dikenalkan lewat Bi Imah atau belanja online dari rumah. Mulai dikenalkan kepada masyarakat di Kota Kediri.

Pelanggan hanya dikenakan ongkos kirim Rp 5.000 dengan sistem membayarnya cash on delivery (COD).

Bi Imah diperkenalkan sejak Senin (6/4/2020) merupakan inisiatif Pemkot Kediri untuk melayani kebutuhan warga yang ingin belanja kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar rumah.

BI Imah diharapkan mengurangi intensitas warga berada diluar rumah sehingga membantu program penanggulangan Covid 19.

Pasar tradisional melalui PD Pasar Joyoboyo dan pusat perbelanjaan masing-masing, Golden Swalayan, Hypermart, Transmart Carrefour. Setiap pusat perbelanjaan memiliki nomor kontak masing-masing.

Khusus untuk pasar tradisional, operator pusatnya di kantor PD Pasar Joyoboyo. Ketika ada pesanan maka dilihat alamat pemesan kemudian daftar pemesanan ditransfer ke masing-masing pasar terdekat.

Untuk wilayah pusat kota diarahkan ke Pasar Setono Betek, wilayah barat di Pasar Bandar, dan wilayah timur di Pasar Pahing. Minimal sekali belanja Rp 50.000.

Menurut Muhamad Ihwan Yusuf, Dirut PD Pasar Joyoboyo, sistemnya kurir yang akan membelikan barang pesanan ke pedagang pasar.

"Kami memilihkan barang-barang yang bagus. Harganya sesuai dengan harga dari pedagang,” jelasnya.

Sejauh ini, pedagangnya acak yang berada di pasar, tidak ada daftar pedagang khusus. Semua bisa mendapatkan giliran belanja.

Kurir akan memilihkan barang yang bagus dan memastikan pelanggan mendapatkan barang yang segar.

Saat ini rata-rata pemesan masih kurang dari 15 orang per hari karena baru tahap awal dan belum banyak yang tahu. Dari beberapa pelanggan, ada yang repeat order.

“Kami punya ide untuk membuat link Bi Imah dengan wilayah yang melakukan karantina mandiri,” tambahnya.

Beberapa wilayah di Kota Kediri melakukan karantina mandiri karena salah satu warganya terkonfirmasi positif Covid-19 misalnya Kelurahan Tinalan, Balowerti, dan Pojok.

Pemkot sudah memberikan bantuan sembako kepada setiap KK, jika masih membutuhkan belanja di pasar, PD Pasar Joyoboyo siap membantu.

“Sekarang ada 4 kurir karena pesanan belum banyak. Kalau sudah banyak, kami bisa menambah,” kata Ihwan.

Untuk memperbaiki pelayanan, pengelola Bi Imah juga meminta kritik dan saran khususnya dari pelanggan agar pelaksanaannya semakin memuaskan.

Salah satu saran yang masuk, agar pengelola memasang foto barang dagangan. Sehingga akan memudahkan pelanggan untuk memilih.

Pengelola Bi Imah telah berencana membuat aplikasi yang bisa diunduh sehingga memudahkan konsumen untuk berbelanja.(didik Mashudi)

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved