Penjual Parcel Di Kawasan Ondomohen Sepi Pembeli Anjlok Hingga 75 Persen, Tawarkan Via Online

Kepala Toko Percel Elson, Nurul Elmiana (44) mengatakan penurunan permintaan pesanan mulai dirasakan sejak Maret Lalu,

suryatravel/ahmad zaimul haq
Penjual parcel di kawasan Ondomohen Surabaya sepi pembeli 

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA -  Bingkisan aatau parcel  yang biasanya ramai menjelang lebaran kini tidak seramai seperti lebaran tahun sebelumnya. Dampak wabah Covid-19 menjadi penyebab anjloknya permintaan parcel pada lebaran tahun ini.

 Seperti sejumlah pedagang parcel yang ada di kawasan Jalan Ondomohen Surabaya. Seharusnya sekarang ini adalah waktu panen bagi para penjual parcel.

Kepala Toko Percel Elson, Nurul Elmiana (44) mengatakan penurunan permintaan pesanan mulai dirasakan sejak Maret Lalu, dan saat diterapkannya PSBB di Kota Surabaya pesanan mulai anjlok. 

“Biasanya awal puasa, toko sudah kebanjiran orderan dari luar Kota dan Pulau. Karena ada pandemi covid 19 penjualan anjlok,” ungkapnya, Rabu (6/5/2020). 

Akibat penurunan permintaan pembeli, Nurul mengaku terpaksa mengurangi stok parcel yang akan dijualnya sebanyak 75 persen dari tahun 2019 lalu. 

“Stok parcel sudah dikurangi sebanyak 75 persen, yang sebelumnya kita sediakan 1000 paket kali ini ditengah pandemi hanya 2500 paket saja,” lanjutnya. 

Dampak lainnya, para pelanggannya rata-rata membeli parcel dengan harga yang jauh lebih murah dari sebelumnya. 

Dimana toko parcel tempat ia bekerja didominasi oleh para pengusaha yang memiliki jumlah karyawan yang tidak sedikit. 

“Saat ini memang harga parcel per paket mulai Rp 95 ribu hingga Rp 1,5 juta yang sebelumnya sampai Rp 3 juta,” ungkapnya. 

Menurunnya permintaan pembeli tak membuat Nurul pasrah dengan keadaan. Berbagai cara praktis mulai dilakukan untuk memasarkan produk parcelnya. Salah satu dengan memanfaatkan media sosial dan aplikasi online. 

“Jadi via WA saya chat satu persatu para pelanggan tetap dengan memberikan foto parcell sekaligus price list nya. Setelah deal harga, pembeli melakukan transfer yang langsung dikirim barang sesuai alamat pemesan,” kata Nurul. 

Menjemput bola dengan memberikan penawaran menarik bagi pelanggannya merupakan trik jitu bagi Nurul untuk meningkatkan permintaan pejualan parcel agar tidak semakin terpuruk.

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved