Es Permen Karet Minuman Jadul Di Wisata Religi Sunan Ampel Diburu Penggemar Saat Ngabuburit

es permen karet membuat para pemburu takjil tak sabar untuk segera merasakan sensasi kesegaran es berwarna merah jambu tersebut

suryatravel/febrianto
Lapak Es Permen Karet Milik Ahmad Hidayat di Gang Ampel Kembang, Surabaya, Sabtu sore (9/5/2020) 

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA – Bicara minuman khas di Surabaya sulit untuk menemukan jumlahnya. Banyak sekali salah satunya adalah Es Permen karet yang pada Bulan Ramadan ini banyak diburu penggemarnya.

Yang paling banyak diminati warga adalah Es Permen Karet  yang ada di kawasan Komplek Makam Sunan Ampel,  banyak warga yang rela mengantri demi untuk mendapatkan minuman legenda tersebut yang sudah ada sejak tahun 80 an.

Sebuah warung di  Gang Ampel Kembang Surabaya pada waktu sore sudah ramai diserbu para pemburu takjil. Mereka rela antre panjang untuk membeli es permen karet, yang memang menjadi primadona.

Minuman segar itu terbuat dari susu kental manis dan sirup permen karet. Uniknya, Es Permen Karet  diramu dalam sebuah termos besar, kemudian dicampur dengan banyak es batu, yang pastinya membuat para pemburu takjil tak sabar untuk segera merasakan sensasi kesegaran es berwarna merah jambu tersebut.

Ahmad Hidayat, pemilik usaha es permen karet, mengatakan, dirinya merupakan generasi ketiga penerus usaha keluarga ini. Untuk satu bungkus es permen karet, dijual hanya dengan harga Rp 4000 saja. Saat bulan ramadhan, Ahmad bisa menghabiskan 41 galon es permen karet atau setara dengan 9000 bungkus per harinya.

"Jadi memang pertama awal mula jualan jumlahnya sedikit, pertama 2 termos. lama-lama jadi banyak. Awalnya pakde saya tahun 86, lama kelamaan saya kelola sendiri jadi ramai," ujarnya di lokasi.

Ahmad Hidayat mengaku, per hari bisa menjual Es Permen Karet sebanyak 41 galon. Hal tersebut dikarenakan rasanya yang enak dan tidak membosankan. Es Permen Karet itu mulai dibungkus sejak shalat dzuhur.

sementara itu, Lely, salah satu pemburu takjil mengaku, tiap tahun sengaja membeli es permen karet untuk dijadikan menu primadona berbuka puasa. Selain harganya murah, rasa yang disajikan tidak berubah dari tahun ke tahun.

"Saya beli es permen karet disini dari segi rasa beda dengan es permen karet lainnya, soalnya susunya kerasa, harga jauh lebih murah dari es permen karet lainnya, rasanya nggak berubah dari tahun ke tahun," ungkapnya.

Selain menjual es permen karet, beragam kue dan 36 menu kuliner khas arab dijual dengan harga murah disini. Bagi para pemburu takjil yang ingin melepaskan dahaga setelah 12 jam berpuasa, tak perlu menunggu bedug maghrib untuk membelinya, karena warung ini dibuka mulai pukul 12 siang selepas shalat dzuhur sampai malam hari. (Febrianto Ramadani)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved