Sambut Era Baru Pariwisata di Mojokerto Siapkan Fasilitas Protokol Kesehatan. Ini Caranya

Dinas Pariwisata Mojokerto mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang guna mendukung protokol kesehatan di seluruh tempat wisata

suryatravel/romadoni
Salah satu destinasi wisata Air Terjun Dlundung, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto yang diambil sebelum Pandemi Covid-19 

SURYATRAVEL.COM, MOJOKERTO - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto menyambut baik wacana kebijakan pemerintah pusat untuk  menyambut era New Normal Life selama Pandemi Covid-19.

Kepala Disparpora Pemkab Mojokerto, Amat Susilo mengatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat yang akan menerapkan hidup normal berdampingan dengan Pendemi Covid-19 sesuai protokol kesehatan.

Bilamana tatanan menjalani hidup baru selama Pandemi Covid-19 ini diterapkan maka secara otomatis tempat-tempat pariwisata dapat kembali dibuka sehingga bisa menggerakan roda perekonomian masyarakat.  

"Jika New Normal Life ini diterapkan akan disambut baik oleh pelaku usaha disektor pariwisata dan kami telah mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang guna mendukung protokol kesehatan di seluruh tempat wisata," ujarnya.

Ia menjelaskan pihaknya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana sesuai protokol kesehatan untuk menghadapi situasi New Normal ini. Nantinya, pengunjung masuk ke tempat wisata akan diperiksa suhu tubuh dan wajib mengenakan masker sekaligus menjaga jarak atau Social Distancing. 

"Kami juga telah siapkan Digital Ticketing yang bekerjasama dengan Perbankan Jatim sehingga akan mempercepat pelayanan dan mengurangi kerumunan pengunjung di pintu masuk tempat wisata," ungkapnya  

Menurut dia, pengunjung dibatasi minimal 50 persen sampai 60 persen dari kapasitas makskmal tempat wisata pada saat New Normal mulai diperlakukan.

Dia mencontohkan, seperti wisata Ubalan dan Air Panas Padusan berkapasitas 1000 pengunjung maka dikurangi menjadi 500 orang sampai 600 orang, wisata Jolotundo kapasitas 700 orang menjadi 400 orang.

Pengunjung dari luar kota, lanjut dia, tetap diperbolehkan mengunjungi tempat wisata di Kabupaten Mojokerto asalkan mematuhi protokol kesehatan. Pengunjung tidak boleh masuk ke tempat wisata jika pemeriksaan suhu tubuh diatas 38 derajat celcius.

"Pembatasan pengunjung wisata ini untuk menjaga jarak aman Social Distancing supaya tidak berkerumun dan wajib menjalankan protokol kesehatan ditambah inovasi yang menyesuaikan kondisi tempat wisata tersebut," terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved