Trenggalek Siapkan SOP dan Detil Tata Cara Aturan Berwisata New Normal

Trenggalek atur detail soal tata cara dan aturan berpariwisata di Trenggalek ini bakal rampung paling lambat akhir Juni

Editor: Wiwit Purwanto
Suryatravel/Wiwit purwanto
Trenggalek siap atur berwisata di new normal termasuk destinasi wisata Pantai Prigi 

SURYATRAVEL.COM, TRENGGALEK -  Pemkab Trenggalek menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) di bidang pariwisata menyambut era new normal. Target SOP yang mengatur detail soal tata cara dan aturan berpariwisata di Trenggalek ini bakal rampung paling lambat akhir Juni.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Sunyoto mengatakan, SOP itu menyusun konsep bersih, sehat, dan aman.

Pengelola wisata, baik pemerintah maupun swasta, wajib menjalankan dan mengedepankan prosedur yang akan ditetapkan nanti.

"Kebiasaan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan itu pasti. Tapi kami juga akan membuat aturan-aturan lain yang lebih spesifik," kata Sunyoto.

Ia mencontohkan, jumlah pengunjung tempat wisata akan dibatasi dalam pembahasan SOP itu. Rencananya total pengunjung hanya diperbolehkan maksimal 50 persen dari kapasitas.

"Misalnya di Pantai Prigi. Di sana kapasitas pengunjungnya bisa mencapai 1.000 orang. Nantinya dibatasi hanya boleh 500 orang," lanjutnya.

Contoh lain, SOP juga mengatur soal tata cara pemesanan tiket. Pihaknya merencanakan, pembelian tiket berlaku dengan sistem online.

Hal itu untuk meminimalisir kontak antara petugas di tempat wisata dan orang-orang yang datang.

Dalam penyusunan SOP itu, Disparbud Trenggalek melibatkan berbagai pihak yang selama ini berkecimpung di dunia kepariwisataan.

Setelah SOP rampung, Disbudpar akan segera menjalankan simulasi di beberapa tempat wisata. Simulasi yang termasuk dalam tahap uji coba ini bakal berlangsung antara Juli atau Agustus.

Jika SOP bisa dijalankan dengan baik di lokasi percontohan, pihaknya baru akan menentukan langkah selanjutnya untuk pembukaan area wisata sepenuhnya.

"Tapi jika merujuk ke aturan di Jawa Timur, pembukaan tempat wisata sepertinya masih jauh. Tapi minimal, lonjakan kasus Covid-19 di Trenggalek masih minim. Sehingga ada kemungkinan new normal di bidang pariwisata bisa lebih awal," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mewacanakan konsep hygien tourism berbasis pesanan untuk menyambut new normal.

Wisatawan yang hendak berlibur ke Trenggalek harus memesan terlebih dulu saat pariwisata telah dibuka nanti.

Ia mengatakan, pengelola tempat wisata bisa mengetahui berbagai hal tentang calon wisatawan dengan sistem pesanan.

Sehingga, mereka dapat menelusuri kondisi kesehatan, riwayat perjalanan, dan merekomendasikan lokasi hunian bagi wisatawan untuk meminimalisir risiko penyebaran Covid-19.

"Ini bentuk situasi baru yang akan kita hadapi. Termasuk di sisi transportasi, mungkin kami akan aktifkan sepertiga dari kapasitas normal. Sehingga transportasi di dalam kota tetap bisa berjalan. Tentu ini bertahap," kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu. (aflahulabidin)

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved