Harga Tiket Bus Sumenep - Jakarta Tembus Rp 800 Ribu, Warga Madura Mulai Berduyun Ke Jakarta

penumpang menyerbu bus tujuan Sumenep – Jakarta meski harga tiket untuk satu satu tembus Rp 800 ribu. Namun, warga tetap antusias

suryatravel/ali hafidz
Terminal Arya Wiraraja Sumenep banyak penumpang menuju Jakarta 


SURYATRAVEL.COM, SUMENEP – Seiring dengan selesainya PSBB di Jawa Timur, sejumlah warga Madura mulai kembali menuju ibukota. Terlihat di Terminal Arya Wiraraja Sumenep, sejumlah penumpang menyerbu bus  tujuan Sumenep – Jakarta meski  harga tiket untuk satu  satu tembus Rp 800 ribu. Namun, warga tetap antusias untuk mengadu nasib di perantauan.

Sejak Terminal Arya Wiraraja Sumenep ini dibuka pada hari Senin (8/6/2020) lalu, para penumpang tujuan Jakarta dan sekitarnya capai 150 orang penumpang.

Hosnan, salah satu penumpang bus di terminal Arya Wiraraja Sumenep tujuan Jakarta ini mengakui jika harga tike saat ini Rp 800 ribu. Harga tersebut katanya, naik dari sebelum pandemi covid-19 yang normalnya Rp 350 - Rp 400 ribu.

"Sekarang naik menjadi Rp 800 ribu, biasanya tiket itu sebelumnya Rp 350 - 400 ribu," kata Hosnan.

Meski harga tiket ini naik kata pria asal pulau Giliyang atau pulau yang terkenal Oksigen ini, warga tetap berangkat demi bekerja menjaga warung atau toko di Ibu Kota.

"Sekarang saya akan kembali merantau, kembali ke Sumenep sudah sekitar tiga bulanan," tuturnya.

Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Madura sejak tanggal 8 Juni 2020 kembali dibuka, penumpang yang merantau di Ibu Kota ini mencapai sekitar 150 penumpang setiap hari.

"Jumlah warga yang naik bus melalui terminal Arya Wiraraja ini kurang lebih 150 penumpang, data ini diketahui sejak dibuka kembali," kata Koordinator Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Handoko Imam Hanafi.

Menurutnya ada sekitar sembilan sampai sepuluh armada yang berangkat dari Terminal Arya Wiraraja tersebut. "Jumlah penumpangnya tidak banyak, hanya sekitar 5 - 6 penumpang," katanya.

Jumlah penumpang bus tersebut katanya, hanya yang terdata naik dari Terminal Arya Wiraraja. Dan pihaknya mengakui, jika ada sebagian penumpang yang menunggu dan naik di perjalanan.

"Setiap harinya dulu sebelum covid-19 ini, panumpang yang naik dan turun di terminal ini mencapai 200 an penumpang. Itu khusus yang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), belum yang AKDP," terangnya.

Ratusan penumpang yang naik bus setiap hati itu kata Handoko Imam Hanafi, mereka rata - rata tujuan Ibu Kota atau ke Kota Jakarta dan berasal dari wilayah kepulauan, seperti kepulauan Kangean dan Talango.

Bagaimana dengan syarat bagi penumpang ditengah pandemi Covid-19, pihaknya mengaku tetap menggunakan protokol kesehatan.

"Ya sebelum masuk di area terminal, mereka diwajibkan untuk cuci tangan dan para penumpang diperiksa kelengkapan dokumen perjalanan, seperti KTP, surat keterangan sehat dan surat keterangan rapid test terbaru dengan hasil non reaktif," katanya. (Ali Hafidz Syahbana)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved