Traveler Bisa Coba Terapi Tit Tar Mengembalikan Tulang Sendi dan Otot Yang Salah

Ahli tulang metode Tit Tar, Ignasius Wijaya mengatakan Tit Tar merupakan terapi untuk mengembalikan tulang, sendi dan otot yang salah (misalignment)

Traveler Bisa Coba Terapi Tit Tar Mengembalikan Tulang Sendi dan Otot Yang Salah
suryatravel/ahmad zaimul haq
Terapi Tit Tar untuk mengembalkan sakit persendian, tulang dan otot 

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA – Traveler yang suka keliling dan jalan jalan sepertinya butuh ini. Terapi Tit Tar atau terapi pengaturan tulang menjadi alternatif pengobatan masyarakat yng memiliki masalah dengan tulang.

Konsep pengobatan yang mengadopsi pengobatan tradisional Tiongkok ini juga semakin diminati oleh masyarakat modern. 

Ahli tulang metode Tit Tar, Ignasius Wijaya mengatakan Tit Tar merupakan terapi untuk mengembalikan tulang, sendi dan otot yang salah (misalignment) akibat postur dan kebiasaan yang buruk, trauma fisik seperti kecelakaan, jatuh atau olahraga.

"Terapi ini untuk mengembalikan struktur tulang pada posisi awalnya, karena aktivitas seseorang tidak selalu pada posisi yang benar," katanya ditemui di kliniknya di Jalan Rungkut Mejoyo Selatan, Surabaya.

Untuk menata tulang pada posisinya, Ignasius tidak membutuhkan waktu lama menggunakan teknik yang ia pelajari dari Malaysia hingga Bali. Mulai dari tulang kaki, tangan, pinggul, tulang belakang, hingga tulang leher bisa diselesaikan dalam waktu 15 sampai 20 menit.

"Saya dulu pernah kecetit dan saya pakai terapi ini ada hasilnya. Kemudian saya berguru pada master Lily. Dia istri terapis terkemuka Chris Leong dari Malaysia," ujarnya.

Igna menjelaskan, saat ini terapi tulang mulai diminati oleh warga Kota Surabaya. Peminatnya rata-rata laki-laki dengan usia 30 tahun keatas. 

Di masa pandemi ini, ia hanya melayani pasien yang sudah membuat janji terlebih dulu. Setidaknya 10 pasien bisa ia tangani dalam sehari.

Para pasien ini biasanya telah mengetahui metode Tit Tar dari instagram metodetittar atau facebook Bone Setting Surabaya.

"Di Surabaya banyak warga yang minat, banyak yang kecetit ternyata. Karena masalah kecetit ini bisa sampai tidak bisa duduk atau jalan,"ucapnya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved