Calon Penumpang KA Lokal dan jarak Menengah / Jauh Wajib Mengetahui Ini Sebelum naik KA

aturan naik KA lokal dan jauh/menengah KAI mengoptimalkan sosialisasi agar calon penumpang semua bisa membeli tiket dan tidak sampai gagal naik KA

Calon Penumpang KA Lokal dan jarak Menengah / Jauh Wajib Mengetahui Ini Sebelum naik KA
suryatravel/wiwit purwanto
Petugas PT KAI melakukan sterilisasi rangkaian kereta agar tetap terjaga dari wabah Covid-19 

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA - Penerapan aturan ketat untuk bepergian dengan Kereta Api masih diberlakukan. Pihak KAI mengoptimalkan sosialisasi agar calon penumpang semua bisa membeli tiket dan tidak sampai gagal naik KA.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, menjelaskan terkait adaptasi era normal baru dengan penerapan standar operasional prosedur  angkutan KA tertuang detail dalam Surat Edaran Direktorat Perkeretaapian - Kemenhub, Nomor : SE 14 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk tekhnis Pendendalian Transportasi Perkeretaapian Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid -19).

"Ada perbedaan yang wajib diketahui terkait protokol Kesehatan bagi penumpang KA jarak dekat/lokal dengan penumpang KA jarak jauh/ menengah," katanya Kamis, (25/06/2020).

Protokol Kesehatan bagi penumpang KA jarak dekat/lokal total ada 10 aturan yang wajib dipatuhi, sementara untuk penumpang KA jarak jauh/ menengah ada 16 aturan.

Beberapa protokol kesehatan penumpang KA jarak dekat/lokal misalnya :

1. Mengunakan Masker
2. Membawa hand sanitizer
3. Tidak boleh berbicara di dalam kereta
4. Melakukan cuci tangan di tempat yang telah disediakan di stasiun;
5. Jaga jarak (physical distancing).
6. Dalam kondisi sehat dan tidak terdapat gejala influensa, batuk, demam dan /atau sesak nafas.
7. Proses boarding dilakukan secara mandiri disaksikan oleh petugas boarding dan menunjukkan tiket dan identitas yang sah, kecuali tiket go show yang tidak tertera data penumpang.
8. Menempati tempat duduk yang tertera di dalam tiket atau tempat yang telah disediakan dan dilarang menempati tempat duduk yang telah diberi tanda khusus.
9. Bersedia sewaktu-waktu diperiksa suhu badannya oleh petugas KA.
10. Jika dalam perjalanan terdapat penumpang dengan gejala covid, gejala influensa atau suhu badan > 37.3 derajat celcius maka diturunkan di stasiun terdekat untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter

Sementara protokol kesehatan bagi penumpang KA jarak jauh/menengah,

1. Menggunakan masker
2. Melakukan cuci tangan di tempat yang telah disediakan di stasiun.
3. Masing-masing telah menyiapkan hand sanitizer
4. Menunjukkan surat keterangan uji tes pcr dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji rapid-test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan;
5. Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test pcr dan/atau rapid-test.
6. Pengunaan face shield dan jas pelindung (jaket atau pakaina lengan panjang).
7. Jaga jarak (physical distancing).
8. Dalam kondisi sehat dan tidak terdapat gejala influensa, batuk, demam dan /atau sesak nafas;
9. Proses boarding dilakukan secara mandiri disaksikan oleh petugas boarding dengan menunjukkan tiket, identitas yang sah dan surat keterangan bebas Covid atau Surat keterangan dokter sesuai point 5.
10. Menggunakan face shield pada saat akan masuk kedalam kereta api.
11. Menempati tempat duduk sesuai yang tertera di dalam tiket.
12. Dilarang menempati tempat duduk yang terdapat tanda larangan sehingga menyebabkan terjadi pelanggaran physical distancing
13. Masker dan face shield tetap wajib dipakai dari stasiun keberangkatan, dalam perjalanan sampai keluar parkir stasiun tujuan
14. bersedia sewaktu-waktu diperiksa suhu badannya oleh petugas KA.
15. jika dalam perjalanan mengalami gejala covid, gejala influensa atau suhu badan > 37.3 derajat celcius maka penumpang dipindahkan ke kereta isolasi selanjutnya diturunkan di stasiun terdekat untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter.
16. Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi peduli lindungi pada perangkat telepon seluler.

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved