Berdiri Sejak 1852 Klenteng Eng An Kiong Di Kota Malang Direnovasi

berdiri sejak 1825 masih kokoh berdiri hingga sampai sekarang. Untuk itu, pada tahun 2020 ini Klenteng Eng An Kiong melakukan renovasi besar-besaran

suryatravel/rifky edgar
Gapura Klenteng Eng An Kiong Malang yang kini direnovasi 

SURYATRAVEL.COM, MALANG – Klenteng Eng An Kiong di Kota Malang salah satu klenteng tertua di Indonesia, usianya hampir dua abad kini mulai dilakukan pembenahan di beberapa sudut ruangan.

Bangunan klenteng yang berdiri sejak 1825 itu, masih kokoh berdiri hingga sampai sekarang.

Untuk itu, pada tahun 2020 ini Klenteng Eng An Kiong melakukan renovasi besar-besaran, guna memperbaiki dan mempercantik lagi arsitektur bangunan.

"Usia yang hampir dua abad ini membuat banyak sudut bangunan yang perlu kami perbaiki," Sekretaris Klenteng Eng An Kiong, Rudi Pan Rabu (15/7).

Beberapa ruangan yang diperbaiki tersebut di antaranya ialah atap bangunan, gapura, aula dan ruang lain yang ada di Klenteng.

Sejumlah tembok di dalam Klenteng Eng An Kiong juga dicat ulang untuk memperindah bangunan yang terletak di Jalan Martadinata Kota Malang itu.

Tak hanya itu, sebuah rumah zaman Belanda yang terletak di dalam Klenteng kini juga direnovasi dan dibenahi.

Bangunan yang dibangun sekitar tahun 1920 itu direnovasi total, namun tidak mengubah bentuk arsitektur dari bangunan.

Rumah Belanda tersebut saat ini dijadikan sebagai tempat untuk menerima tamu kunjungan.

"Untuk rumah Belanda itu kami ingin perbaiki dan menonjolkan lagi bangunan Belandanya. Karena ini juga termasuk rumah tua," ucapnya.

Renovasi besar-besaran yang dilakukan oleh Klenteng Eng An Kiong ini disampaikan Rudi sudah berjalan hampir dua tahun.

Akan tetapi, di bulan-bulan sebelumnya renovasinya hanya dilakukan tembel sulam saja.

Dengan telah direnovasinya Klenteng Eng An Kiong, Rudi berharap bisa mempercantik dan memperindah bangunan klenteng.

Dia juga berharap, setelah direnovasi, keindahan dan kekuatan bangunan klenteng bisa bertahun-tahun lamanya.

"Karena ini juga bentuk kami dalam melestarikan dan merawat bangunan lama. Dengan telah direnovasi ini semoga generasi penerus tidak sibuk untuk memikirkan kondisi bangunan," tandasnya. (rifky edgar)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved