Penumpang Kereta Api Tujuan Jakarta Kini Tak Perlu Bawa SIKM DKI Jakarta

syarat SIKM telah digantikan dengan mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi JAKI yang dapat diunduh di Google Play Store

Suryatravel/Wiwit purwanto
Penumpang KA tujuan Jakarta kini tak perlu lagi bawa SIKM 

 SURYATRAVEL.COM, SURABAYA - Calon penmpan KA yang hendak bepergian ke Ibukota Jakarta kini lebih mudah lagi, karena DKI Jakarta sudah tidak mensyaratkan lagi Surat Izin Keluar masuk (SIKM) DKI Jakarta.

“Sejak keberangkatan Rabu (15/7/2020) kemarin,  syarat SIKM telah digantikan dengan mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi JAKI yang dapat diunduh di Google Play Store dan Apple App Store," jelas Suprapto  Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Kamis (16/7/2020).

Saat ini kata Suprapto hingga akhir Bulan Juli 2020, pihaknya di wilayah Daop 8 Surabaya sudah mengoperasikan kembali 4 perjalanan KA Jarak jauh yang menuju Jakarta,

Diantaranya adalah KA Turangga relasi Surabaya Gubeng - Bandung - Gambir / pp, KA Kertajaya relasi Surabaya Pasar turi - Pasar senen/pp, KA Bima relasi Malang - Surabaya Gubeng - Gambir/pp dan KA Sembrani relasi Surabaya Pasar Turi -Gambir/pp.

Meski sudah tidak menggunakan lagi syarat SIKM untuk naik KA Jarak Jauh tujuan Jakarta, penumpang KA Jarak Jauh tetap diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan.

Sementara, untuk penumpang  usia di bawah 3 tahun agar menyediakan sendiri face shield pribadi.

“Protokol tersebut harus dipatuhi mulai dari keberangkatan, selama di dalam perjalanan, dan sampai di stasiun tujuan. Tujuannya agar kereta api menjadi moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan,” tandasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved