Status Gunung Raung Naik Menjadi Waspada, Sementara Dilarang ada Pendakian

status Gunung Raung berdasarkan data PVMBG Jumat (17/7)hingga pukul 06.00, ada 26 kali Gempa Letusan dan 20 getaran Tremor Non-Harmonik

zoom-inlihat foto Status Gunung Raung Naik Menjadi Waspada, Sementara Dilarang ada Pendakian
suryatravel/istimewa
Status Gunung Raung meningkat, sementara waktu pendakian ditutup

Pada pukul 13.56 WIB teramati perubahan warna kolom hembusan menjadi warna putih kelabu, dengan ketinggian 100 m dari atas puncak. Terjadi 60 kali hembusan atau erupsi sejak pukul 10.52 WIB, berupa kolom abu berwarna kelabu dan kemerahan, dengan ketinggian 50 hingga 200 m.

Pada 17 Juli 2020, pukul 00.00 – 06.00 WIB erupsi masih terjadi sebanyak 26 kali, menghasilkan kolom abu berwarna coklat dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 50 – 200 m di atas puncak/kawah.

Sebelumnya sejak 1 Januari hingga 16 Juli 2020, asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang tinggi sekitar 50 meter dari puncak. 

Namun menurut Kasbani, potensi bahaya sebaran material dari hembusan abu pada 16 dan 17 Juli 2020 masih berada di sekitar kawah atau puncak Raung, yang merupakan Kawasan Rawan Bencana III. 

"Namun demikian, sebaran abu dapat terbawa ke daerah yang lebih jauh tergantung arah dan kecepatan angin," tambah Kasbani. 

Itulah yang membuat PVMBG melarang aktivitas pendakian ke Gunung Raung. (haorrahman)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved