Lomba Agustusan Tetap Physical Distancing Gelar Lomba Virtual PUBG dan Mobil Legend

Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI) Kota Batu Alfi Nurhidayat, pihaknya tengah merencanakan perlombaan virtual di Kota Batu, PUBG mobile legend

suryatravel/istimewa
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat berbicara tentang program lomba virtual dengan sejumlah anak-anak asal Kota Batu beberapa waktu lalu 

SURYATRAVEL.COM, BATU – Perayaan Hari Kemerdekaan RI yang selalu identik dengan perlombaan fisik kini mulai berubah seiring kondisi pandemi Covid-19, pilihan untuk memainkan permainan virtual bisa menjadi solusi.

Ketua Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI) Kota Batu Alfi Nurhidayat, pihaknya tengah merencanakan perlombaan virtual di Kota Batu. Acara itu digelar tidak sekadar untuk memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga sekaligus untuk mencari bibit-bibit muda untuk dijadikan atlet e-sport.

"Di antaranya ada perlombakan yaitu PUBG dan mobile legends. Semua itu untuk menyemarakkan kemerdekaan agar tetap meriah. Selain itu juga menggali potensi anak muda yang dapat kami jadikan atlet e-sport Kota Batu," kata Alfi, Senin (20/7/2020).

Menurutnya tidak hanya warga Kota Batu saja yang boleh berpartisipasi. Siapapun yang memiliki minat boleh mendaftar.

Alfi menegaskan, permainan virtual digelar untuk tetap menjaga physical distancing agar penularan Covid-19 dapat ditekan, Selain itu, untuk mematuhi aturan pusat serta Perwali Batu.

"Sebab, beberapa waktu lalu, wali kota mengimbau perayaan Kemerdekaan ke-75 RI tahun ini digelar secara virtual. Warga diminta untuk tetap protektif dalam menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Mungkin perlombaan virtual paling tepat, makanya kami gelar," terang pria yang juga menjabat Plt Kadis PUPR Kota Batu ini.

Beberapa waktu lalu, Dewanti Rumpoko menerangkan, biasanya ada perlombaan tingkat kota, kecamatan, dan desa seperti tarik tambang, panjat pinang dan lainnya.

"Sekarang jangan ada dulu. Perlombaan bisa dialihkan secara virtual seperti video baca puisi, dan lainnya. Namun agar semarak perayaan HUT Kemerdekaan RI terasa, masyarakat tetap diimbau memasang bendera merah putih seperti sebelum-sebelumnya," ungkap Dewanti.

Dewanti juga menegaskan, 17 Agustus mendatang Pemkot Batu tidak menyelenggarakan upacara HUT Kemerdekaan RI di Stadion Brantas. Kemungkinan, nantinya upacara dilakukan secara virtual mengikuti instruksi dari Istana Kepresiden.

Pemerintah Kota Batu juga tidak menggelar seleksi pasukan pengibar bendera pusaka. Hal itu selaras dengan program yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat. (Benni Indo)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved