Okupansi Hotel di Banyuwangi Mulai Meningkat di Masa New Normal Pariwisata

Okupansi hotel di Banyuwangi mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan awal pandemi, Maret-Juni lalu.

suryatravel/haorrahman
Okupansi hotel di Banyuwangi mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan awal pandemi 

"Mancanegara belum. Karena penerbangan di banyak bandara mereka ditutup. Untuk manca paling cepat Maret tahun depan," katanya.

Salah satu hotel yang full booked pada masa pandemi ini adalah Ketapang Indah Hotel. Selama tiga minggu, tamu hotel memenuhi kamar yang dipersiapkan.

"Hotel kami selama 3 minggu ini penuh. Wisatawan yang datang merupakan wisatawan domestik," ujar Pungki Kusuma, Resort Manager Ketapang Indah Hotel.

Menurutnya sertifikasi penerapan New Normal untuk sektor pariwisata, khususnya hotel sangat membantu terdongkraknya okupansi, sehingga muncul kepercayaan dari konsumen atau wisatawan yang menginap dan berwisata di Banyuwangi.

Pria yang juga ketua Perhimpunan Hotel Berbintang di Banyuwangi ini menyebut, hampir semua hotel berbintang sudah menikmati peningkatan jumlah hunian ini. Tingkat hunian seluruh hotel berbintang sudah mulai naik.

"Reborn tourism lebih cepat dari yang kami prediksikan sebelumnya. Ini merupakan sebuah kondisi bahwa memang secara psikologis masyarakat sudah agak jenuh 2-3 bulan di rumah. Tidak ke mana-mana," kata Pungky.

Dia mengatakan reborn tourism yang lebih cepat ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah Banyuwangi.

Pemberian sertifikasi yang ketat bagi tempat-tempat yang sudah dinyatakan menerapkan protokol kesehatan, membuat wisatawan menilai Banyuwangi lebih tertib dalam penerapan protokol kesehatan.

"Ini memberikan kepercayaan pada market. Kalau ingin berwisata dengan aman datanglah ke Banyuwangi," tambahnya. (haorrahman)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved