154 Destinasi Wisata Jatim Sudah Buka Bromo dan Gunung Ijen Tunggu Kesepakatan Empat Bupati

154 Destinasi Wisata Jatim Sudah Buka Kawsan Bromo Gunung dan Gunung Ijen, Tunggu Kesepakatan Empat Bupati

Suryatravel/haorrahman
Kang Emil berada di Kawah Ijen sebelum Pandemi Corona mewabah di Indonesia menyaksikan fenomena blue flame 

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA – Masa transisi new normal, sebanyak 154 destinasi daya tarik wisata (DTW) di Jawa Timur sudah kembali dibuka.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong dan mengawasi secara ketat destinasi wisata yang telah dibuka tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19. 

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Tri Bagus Sasmito mengatakan 154 DTW yang telah dibuka tersebut tersebar di 18 kabupaten kota di Jawa Timur.

Jumlah tersebut masih kecil jika dibandingkan 969 jumlah destinasi DTW secara keseluruhan yang ada di Jawa Timur. 

"Sebanyak 154 destinasi DTW itu adalah yang sudah melaporkan ke kami dari pemerintah kabupaten kota, Ada wisata alam, wisata buatan, juga desa wisata," kata Bagus, Senin (03/08/2020). 

Harapannya dibukanya destinasi wisata tersebut juga dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang baik. Yaitu secara terukur dan konsisten agar tidak terjadi penularan.

Sejumlah destinasi wisata besar yang sudah dibuka seperti pendakian Gunung Ijen, namun diberi pembatasan 225 pengunjung per harinya. Sistem pembatasan dilakukan dengan pendaftaran online. 

Kemudian juga Taman Safari Indonesia, destinasi wisata ini sudah dibuka namun selain dilakukan penerapan pembatasan jumlah pengunjung juga diterapkan pembukaan destinasi hanya untuk menikmati safari di dalam kendaraan. Sedangkan pertunjukan tidak digelar. 

Selain itu juga sejumlah wisata seperti Bangsring Banyuwangi, Cimori, lalu Pantai Klayar, wisata religi Sunan Bonang, Pulau Merah, dan banyak lagi. 

Sedangkan untuk Gunung Bromo, ada rencana wisata ini akan dibuka pada awal bulan Agustus. Akan tetapi menurut Bagus pembukaan wisata ini butuh ada kesepakatan dari empat bupati Pasuruan, Probolinggo, Malang, dan juga Lumajang. Terutama teknis dan pengaturan wisatawan. 

"Sampai saat ini belum ada laporan kesepakatan dari empat bupati terkait kapan akan dibuka," kata Bagus.

Lebih lanjut disampaikan Bagus saat ini meski 154 destinasi wisata sudah dibuka dan didukung dengan 855 hotel dan 2.473 restoran yang juga sudah dibuka namun kunjungan wisatawan masih belum pulih. 

Kunjungan wisatawan sebagaimana dilaporkan oleh pengusaha Pariwisata baru tercapai 10 hingga 20 persen. Tren atau minat masyarakat untuk berwisata belum kembali seperti sebelum pandemi. 

Destinasi wisata yang buka saat ini kebanyakan mengandalkan kedatangan wisatawan lokal atau wisatawan dari daerah terdekat. Sedangkan yang jauh dari destinasi kebanyakan masih belum berwisata kembali. 

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved