Kini Ada Kapal Perintis Kepulauan di Pelabuhan Trunojoyo Sampang Murah Dan Nyaman

Masyarakat Madura dapat melalui jalur laut menggunakan kapal perintis kepulauan yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/hanggara pratama
KM. Dharma Kartika III sandar di Pelabuhan Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, Madura. 

  

SURYATRAVEL.COM, SAMPANG - Diresmikannya Pelabuhan Trunojoyo pada akhir 2019 lalu, kini masyarakat Kabupaten Sampang, Madura tidak perlu menempuh jarak yang jauh bila ingin berpergian ke Kabupaten Probolinggo.

Masyarakat dapat melalui jalur laut menggunakan kapal perintis kepulauan yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bahkan, tarif untuk mengikuti angkutan laut tersebut tergolong murah bila dibandingkan dengan angkutan umum jalur darat.

Terbukti, tarif angkutan laut bagi seumuran dewasa hanya cukup merogoh saku sekitar Rp. 4.700 perorang.

Sedangkan, bagi anak-anak sekitar Rp. 3.500 dan untuk bayi Rp. 550 perorang.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sampang, Yulis Juwaidi mengatakan, saat ini ada dua kapal yang beroprasi selama enam hari sekali.

"Jadi tidak hanya KM Dharma Kartika III melainkan, ada satu lagi kapal yang di sediakan oleh Pemprov dan saat ini kedua transportasi laut itu dinamakan Kapal Perintis Kepulauan," ujarnya.

Kapal perintis ini bersandar di dua pelabuhan, pertama di Pelabuhan Trunojoyo dan di  pelabuhan Mandangin Sampang,"

"Untuk harganya sama bila mulai mengikuti dari dua pelabuhan ini untuk menuju ke Probolinggo," ucapnya.

Terkait persyaratan mengikuti kapal perintis ditengah pandemi covid-19, tidak lagi menggunakan hasil rapid tes secara mandiri.

Sebab, sebelumnya sudah disepakati melalui rapat koordinasi jika menggunakan surat hasil rapid tes malah membuat penumpang ribet dan lebih memperbanyak pengeluaran.

Sehingga, dikhawatirkan tidak ada masyarakat yang mau menggunakan transportasi laut tersebut.

Yulis Juwaidi menuturkan syarat menyertakan hasil rapit tes tidak hanya diberlakukan di pelabuhan se-pulau Madura, bahkan juga di pelabuhan luar kota.

"Jadi untuk saat ini penumpang hanya membawa masker, jika tidak kami mohon maaf bila ada penolakan," tegasnya.

Begitupun saat mulai memasuki kapal, para penumpang akan mendapatkan pelayanan protokol kesehatan seperti, ada pengecekan suhu menggunakan thermogun. (Hanggara Pratama)

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved