Perhotelan

Menangi Lomba Inovasi New Normal Okupansi Hotel Bukit Jaas Permai Trenggalek Berangsur Naik

video simulasi penerapan protokol kesehatan di hotel Jaas Permai Trenggalek itu menyabet juara I dalam lomba inovasi new normal sektor perhotelan

Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/aflahulabidin
Para tamu di Hotel Bukit Jaas Permai wajib mencuci tangan sebelum masuk ke lobi hotel 

SURYATRAVEL.COM, TRENGGALEK - Hotel Bukit Jaas Permai di Kabupaten Trenggalek menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalisir penularan Covid-19.

Upaya ini guna meyakinkan para tamu bahwa tempat menginap itu berupaya aman dari penyebaran virus SAR-CoV-2.

Bahkan, video simulasi penerapan protokol kesehatan di hotel itu menyabet juara I dalam lomba inovasi new normal sektor perhotelan yang digelar Kementerian Dalam Negeri beberapa waktu lalu.

GM Hotel Jaas Permai, Evita Yuliati mengatakan penerapan protokol kesehatan di hotel sudah dimulai sejak Maret lalu.

Pihak hotel menyediakan tempat cuci tangan, handsanitizer, dan pengecekan suhu pakai thermogun di area luar hotel hingga lobi hotel.

Stiker jaga jarak juga dipasang di area antre tamu. Para pegawai juga wajib menggunakan alat pelindung diri.

Selain itu, proses pembayaran pun menyediakan sistem nontunai dengan memindai barcode.

"Kamar hotel juga kami sterilkan 1 x 24 jam. Setelah tamu check out, kamar kami kosongkan satu hari untuk memastikan bebas dari virus apapun," kata Evita, Jumat (28/8/2020).

Sebelum dikosongkan seharian, tiap kamar di hotel tersebut disemprot dua kali dengan carian disinfektan.

Evita mengakui, pandemi Covid-19 memukul kinerja hotel. Di musim awal pandemi, okupansi hotel yang punya sekitar 100 kamar itu drop menjadi 10 persen.

Padahal di hari biasa, okupansinya rata-rata di atas 40 persen.

Namun usai video simulasi new normalnya menenangkan lomba, okupansi di hotel itu mulai terkerek.

"Mulai ada kenaikan. Rata-rata jadi sekitar 20-30 persen," sambung dia.

Sisi positif lain dari penghargaan itu, banyak tamu yang makin percaya bahwa penerapan protokol kesehatan di hotel sudah maksimal.

"Itu sekaligus promosi bagi kami. Setelah kami unggah [di media sosial] orang-orang makin percaya bahwa kami sudah melakukan protokol kesehatan secara ketat," ucap Evita.

Meski terdampak pandemi, Hotel Bukit Jaas Permai tak sampai menutup hotel maupun merumahkan karyawannya.

"Kami sekadar mengurangi jam kerja para pegawai," tutur dia.

Evita mengakui, penerapan protokol kesehatan berfungsi untuk mencegah penularan Covid-19 di wilayah hotel.

Pernah suatu kali, seorang tamu di hotel tersebut memiliki suhu tubuh di atas rata-rata.

"Setelah kami temukan itu, langsung kami menghubungi petugas Puskesmas terdekat untuk melakukan pengecekan kesehatan lebih lanjut," pungkasnya. (aflahulabidin)

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved