Kuliner Trenggalek

Ayam Lodho Pak Yusuf Trenggalek Terapkan Standar Restoran New Normal

Ayam Lodho Pak Yusuf menjadi contoh rumah makan standar new normal di Kabupaten Trenggalek kendaraan yang masuk wajib didisinfektan

suryatravel/aflahulabidin
Proses memasak AYam Lodho juga menerapkan protokol kesehatan 

Kini, tempat makan bekas pelanggan direndam beberapa waktu dengan air sabun sebelum dicuci dan dipakai kembali untuk pelanggan lain.

Ayub mengakui, bisnis kulinernya sempat ambruk di awal corona. Awal-awal Covid-19 menyerang, rumah makan itu tutup dua pekan.

Ia baru kembali membuka rumah makan itu setelah Pemkab Trenggalek membangun check point di daerah perbatasan.

Dengan adanya penyaringan orang masuk ke Trenggalek, Ayub mulai yakin orang yang akan masuk ke rumah makannya minim terpapar corona.

Maklum saja, 80 persen pelanggan Ayam Lodho Pak Yusuf adalah warga luar kota yang masuk ke Trenggalek.

Pelan-pelan, omzet rumah makan tersebut kembali meningkat.

Ayam Lodho Pak Yusuf kuliner Khas Trenggalek
Ayam Lodho Pak Yusuf kuliner Khas Trenggalek (suryatravel/aflahulabidin)

"Bulan pertama setelah buka masih 15 persen dibanding biasanya. Bulan ketiga, naik lagi 25 persen. Bulan keempat 25 persen. Bulan ini Alhamdulillah sudah di angka 60 persen," tutur Ayub.

Covid-19 juga membuat harga ayam kampung turut membengkak. Mau tak mau, Ayub pun harus menyesuaikan harga jual untuk menekan biaya produksi.

"Untuk satu ekor ayam lodho reguler harganya dari Rp 80 ribu menjadi 90 ribu. Yang medium dari Rp 90 ribu menjadi Rp 100 ribu. Dan yang super Rp 100 ribu menjadi Rp 110 ribu," terang Ayub.

Opsi menaikkan harga dipilih ketimbang ia harus mengurangi kualitas kuliner yang ia jual.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved