Koridor Kayutangan Heritage Pelestarian Cagar Budaya Sekaligus Tempat Wisata

Pembangunan koridor Kayutangan Heritage sebagai salah satu jujugan wisata sekaligus cagar budaya akan dilanjutkan lagi,

suryatravel/rifky edgar
Kawasan Kayutangan Heritage di Kota Malang yang akan dijadikan seperti di Jalan Braga Bandung dan Malioboro Yogyakarta 

SURYATRAVEL.COM, MALANG - Pembangunan koridor Kayutangan Heritage yang sempat terhenti lantaran pandemi Covid-19 kini akan dimulai kembali.

Rencana lanjutan proyek akan dimulai pada awal Oktober 2020 ini dan ditarget selesai pada Febuari 2021 mendatang.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan pembangunan koridor Kayutangan Heritage menggunakan dana APBD 2019 senilai Rp 1,6 Miliar.

Sementara untuk perombakan besar-besaran akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 16 Miliar.

"Termasuk di PAK tahun ini juga tidak kami anggarkan. Kami takutnya nanti tumpang tindih karena waktunya mepet. Jadi kami anggarkan di tahun 2021," ucapnya.

Sutiaji menjelaskan, melalui DAK tersebut nantinya pembongkaran akan difokuskan kepada median jalan.

Rencananya, koridor satu dan koridor dua di Kayutangan Heritage itulah yang nantinya akan menggunakan DAK.

Saat ini, pembangunan Kayutangan Heritage masih hanya sebatas mempercantik daerah di sekitar bundaran patung Chairil Anwar.

Selebihnya, hanya penambahan bangku taman dan memperbaiki median jalan khusus untuk pejalan kaki di bawa Jembatan Layang Kayutangan.

"Ini kan rencananya Februari selesai. Begitu selesai langsung kita tangani lagi untuk median yang ada di tengah itu. Biar lebih cepat," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved