Angkringan Ala Yogya

Ada Suasana Angkringan Ala Jogja Di Tengah Kota Surabaya Hanya Hari Jumat dan Sabtu

Di Surabaya ada tempat nongkrong angkringan menikmati suasana malam yang nyaman ditemani menu-menu khas dengan harga yang terjangkau

suryatravel/habiburrohman
Tempat nongkrong di masa pandemi Covid 19, angkringan di depan Hotel Grand INNA Tunjungan Surabaya hanya dibuka pada hari Jumat dan Sabtu 

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA – Masa Pandemi Covid 19 mendorong semua eleman masyarakat untuk tetap berkreasi dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Nah bagi yang suka yang gemar dengan jajanan ala angkringan juga tak perlu risau karena harus pergi ke Kota Yogyakarta.

Di Surabaya ada tempat nongkrong  menikmati suasana malam yang nyaman ditemani menu-menu khas dengan harga yang terjangkau.

Kini di depan Hotel Grand INNA Tunjungan yang berada ditengah Kota Surabaya ada warung angkringan dengan suasana khas jogja yang hadir setiap pada hari Jumat dan Sabtu sore. Mulai buka pukul 18.00 hingga tutup 22.00 WIB.

Angkringan ini terlihat seperti suasana asli di jogja dengan cahaya lampu warm white di atas area.

Acara santai pun menjadi lebih lengkap dengan hiasan lilin, hal itu seakan memberikan kesan romantis pengunjung juga dimanjakan dengan penampilan live musik.

General Manager (GM) Grand INNA Tunjungan Surabaya, Fajar Subenny mengatakan, ide ini didapat karena ia ingin memberikan kenyamanan tempat bersantai komunitas sepeda Jogja dan Solo yang berada di Surabaya. 

"Lama kelamaan banyak komunitas lain yang datang karena tertarik juga, terus ada yang mengajak temannya, keluarga, tetangga, sampai untuk tempat meeting juga disini, ya maklum karena harga makanan disini terjangkau sehingga banyak peminatnya," kata Benny.

Angkringan ini menawarkan berbagai menu khas angkringan seperti nasi kucing, aneka sate, bakso, soup buntut, pizza, rawon sekaligus aneka wedang hingga aneka kopi dengan harga mulai dari 4 ribu rupiah.

suasana pengunjung menikmati angkringan  tetap dengan protokol kesehatan
suasana pengunjung menikmati angkringan tetap dengan protokol kesehatan (suryatravel/habiburrohman)

Setidaknya total 300 sampai 400 pengujung datang bergantian saat dibuka pada hari saat dibuka. Hal ini kemudian dianggap Subenni sebagai upaya pihaknya untuk menghidupkan perekonomian ditengah kondisi pandemi.

"Dengan ini kami dapat membantu memberikan pekerjaan kepada para pegawai hotel, karena hotel saat ini juga masih sepi kerena dampak Pandemi sehingga pegawai tidak sampai dirumahkan," ungkap pria asal Yogyakarta.

Meski ramai didatangi pengunjung, angkringan ini terbilang aman karena menerapkan berbagai protokol kesehatan seperti cuci tangan, hand sanitizer, cek suhu sebelum memasuki area angkringan.

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved