Wisata Petik Jeruk Makan Sepuasnya Di Kebun Solusi Petani Lumajang Jaga Stabilitas Harga Jeruk

tempat makan berkonsep agro wisata bernama Warung Angkringan & Pemancingan (WAP) Jerman (Jeruk Manis) lumajang

suryatravel/Tony Hermawan
Gatot Sutoyodi warung makannya yang berkonsep agro wisata petik buah jeruk 

SURYATRAVEL.COM,  LUMAJANG - Hasil bumi Lumajang memang menjanjikan. Lokasinya, yang dekat dengan dengan kaki Gunung Semeru, kesuburan tanahnya selalu mendatangkan berkah bagi masyarakat sekitar.

Tak hanya terkenal dengan pertambangan pasir, hasil buah-buahan Lumajang juga tak perlu diragukan. Tak terkecuali untuk buah jeruk.

Namun, menurut pengakuan beberapa petani belakangan ini harga harga jeruk di pasaran sering menurun. Terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang. Petani menilai biaya perawatan jeruk tak sebanding dengan harga jual.

Dari keresahan ini, Gatot Sutoyo petani jeruk membuat inovasi perkebunannya di Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko menjadi tempat makan berkonsep agro wisata bernama Warung Angkringan & Pemancingan (WAP) Jerman (Jeruk Manis).

"Mulanya karena harga jeruk semakin murah dan apalagi biaya pupuk mahal, sehingga saya punya ide membuat agro petik jeruk'>wisata petik jeruk," kata Gatot.

Di atas lahan seluas 500 meter, pengunjung diberi leluasa memetik jeruk sepuasnya.  Berapa pun jeruk yang dipetik pengunjung, bisa dimakan secara cuma-cuma.

"Jadi kalau makan disini gratis sepuasnya, tapi kalau dibawa pulang tinggal bayar," ucapnya.

Gatot menjelaskan, tujuan membuka menciptakan tempat warung berkonsep agro wisata salah satunya untuk menjaga kestabilan harga jeruk.

"Adanya wisata petik yang mana nanti harga jeruk bisa lebih mahal, karena pada waktu proses metiknya itu senang. Jadi pengunjung tahu oh ini jeruk fresh," ucapnya.

 Menurut Gatot, warna jeruk-jeruknya yang hijau sekilas menggambarkan jeruk belum masak. Namun, ia memastikan ketika dikupas rasa jeruknya manis.

"Alhamdulillah meskipun ini warnanya hijau tapi rasanya manis," ujarnya.

Selain itu, kata Gatot, dibukanya tempat ini, dirinya berkeinginan membuat kebun jeruknya menjadi tempat wisata yang ramah keluarga.

"Saya lihat kan tempat wisata-wisata kan gencar sekarang, akhirnya saya kepikiran gimana caranya bikin wisata di atas lahan jeruk," pungkasnya. (tony hermawan)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved