Rapit Test Bandara

Biaya Layanan Rapit Test Di Bandara PT Angkasa Pura 1 Turun Jadi Rp 85.000

PT Angkasa Pura I (Persero) menurunkan biaya layanan rapid test di 8 bandara kelolaaannya menjadi Rp85.000

suryatravel/istimewa
Angkasa Pura I (Persero) menurunkan biaya layanan rapid test di 8 bandara kelolaannya 

SURYATRAVEL.COM, SURABAYA - Rapid test masih menjadi salah satu syarat kelengkapan dokumen untuk melakukan perjalanan udara sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tigas Nomor 9 tahun 2020 yang juga dirujuk oleh Kementerian Perhubungan.

Untuk memfasilitasi hal ini PT Angkasa Pura I (Persero) menurunkan biaya layanan rapid test di 8 bandara kelolaaannya menjadi Rp85.000 dari sebelumnya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000.

Hal itu dilakukan untuk semakin memudahkan para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan udara.

Adapun 8 bandara tersebut adalah,  Bandara Sultan Hasanuddin Makassar,  Bandara Juanda Surabaya,  Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Yogyakart,  Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo,  Bandara Frans Kaisiepo Biak.

"Tujuannya untuk mengurangi beban biaya perjalanan udara sehingga semakin memudahkan calon penumpang untuk melakukan perjalanan udara pada masa adaptasi kebiasaan baru," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi, Senin (14/9/2020).

Menurutnya layanan rapid test di bandara Angkasa Pura I telah disediakan sejak akhir Juli lalu yang bekerja sama dengan berbagai klinik melalui kerja sama dengan salah satu anak perusahaan, Angkasa Pura Supports..

"Para petugas diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas, menggunakan alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari face shield, masker, sarung tangan, dan baju pelindung," imbuhnya.

Selain itu, masih kata Faik, area layanan rapid test juga secara rutin dilakukan disinfeksi untuk memastikan kebersihannya.

"Para calon peserta diwajibkan untuk mencuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area pemeriksaan, penggunaan masker dan penerapan physical distancing juga dilakukan di area ini," tandasnya.



Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved