Cerita 34 Provinsi Indonesia Di Lukisan Batik Pada kain Sepanjang 75 Meter

Saya membuat batik 75 meter untuk memperingati HUT RI ke 75. Isinya tentang seni budaya di 34 provinsi di Indonesia," kata Drajat, seniman lukis

suryatravel/Sylvianita
Lukisan batik sepanjang 75 meter tentang kenekaragaman 34 Provinsi di Indonesia 

SURYATRAVEL.COM, MALANG- Banyak cara untuk mengekspresikan sebuah karya, seperti yang dilakukan pelukis Drajat Astono yang melukis batik tentang keanekaragaman 34 Provinsi di Indonesia  di kain sepanjang 75 meter. Lukisan ini dipamerkan di halaman Museum Mpu Purwa di kawasan Perumahan Griya Santa Kota Malang, Rabu (16/9/2020).

"Saya membuat batik 75 meter untuk memperingati HUT RI ke 75. Isinya tentang seni budaya di 34 provinsi di Indonesia," kata Drajat Rabu (16/9/2020). 

Seni budaya yang diangkat seperti kekhasan di provinsi itu. Ia memperlihatkan lukisan batik Provinsi Riau. Dimana dikenal dengan hasil lautnya seperti kerang-kerangan. Tiap bidang lukisan adalah tiap propinsi.

Keunikan lainnya adalah ia tidak melorot malamnya sebagaimana di pembuatan batik biasanya. "Karena ini kan seni. Malamnya tidak saya lorot. Kalau dilorot bisa ya bisa buat batik fashion," jelas Drajat.

Pembuatan lukisan batik dikerjakan di DKM (Dewan Kesenian Malang). Soal kendala pembuatan, disebutnya lebih ke teknis. "Karena saya kerjakan di DKM, maka kalau DKM sedang banyak kegiatan, ya tidak  bisa dilakukan," jelasnya. Pembuatan batik 75 meter sejak 9 Juli sampai 27 Agustus 2020.

Padahal rentang waktu itu memang banyak kegiatan di DKM, seperti art flag. Bahan yang disiapkan untuk lukisan batik 75 meter adalah kain primis, malam, remasol untuk pewarna.

Agar bisa menyelesaikan lukisan sepanjang itu, pelukis ini menjaga mood dan konsentrasi. 

Biasanya dimulai sejak jam 09.00 WIB sampai malam hari. Dikatakan, rencana awal dulu, lukisan ini bisa diselesaikan pas HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2020 ke 75.

Namun tidak bisa mencapai target karena ada kendala. Akhirnya baru dipamerkan di Museun Mpu Purwa. Warna-warna yang ditampilkan di lukisan batik itu cukup cerah. Untuk perawatan lukisan itu usai kegiatan cukup digulung. (Sylvianita Widyawati)

Ikuti kami di
Editor: Wiwit Purwanto
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved