Wisata Gunung Bromo

Cara Berkunjung Ke Gunung Bromo, Akses Website Beikut Ini Untuk Booking dan Tiket online

wisata Gunung Bromo dibuka kembali wisatawan yang ingin berlibur ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru TNBTS diwajibkan untuk booking online

suryatravel/Hayu Putra
Kawasan lautan pasir Gunung Bromo bikin kangen para wisatawan 

 SURYATRAVEL.COM, MALANG -  Kangen dengan pesona Gunung Bromo, kini kawasan wisata Gunung Bromo sudah dibuka kembali bagi wisatawan yang ingin berlibur ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru TNBTS diwajibkan untuk booking tiket dulu melalui online.

Caranya wisatawan mengakses website www.bookingbromo.bromotenggersemeru.org dan diminta untuk mengikuti alur yang telah disediakan.

Sejak dibuka pada tanggal 28 Agustus 2020 lalu, Wisata Gunung Bromo kini telah banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik.

Rata-rata jumlah wisatawan yang datang hampir memenuhi jumlah kuota wisatawan yang per harinya dibatasi 1.265 orang per hari.

Jumlah tersebut bertambah, setelah TNBTS menambah kuota 40 persen bagi wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo sejak tanggal 14 September 2020 kemarin.

"Awalnya memang kami memberikan kuota wisatawan 20 persen sampai tanggal 13 September 2020. Setelah kami evaluasi, kami sepakat menambah kuota hingga 40 persen," Jelas Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas pada Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarif Hidayat.

Ia menambahkan, untuk harga tiket Wisata Gunung Bromo tidak ada kenaikan maupun penurunan dalam pandemi Covid-19 ini.

Bagi wisatawan domestik, harga tiket di hari biasa sebesar Rp 29 Ribu. Sedangkan saat weekend sebesar Rp 34 Ribu.

Sementara untuk wisatawan mancanegara harga tiketnya sebesar Rp 200 Ribu hari biasa dan Rp 220 di hari libur.

Tak hanya itu, penerapan protokol kesehatan juga telah diterapkan di berbagai macam pos dan destinasi wisata yang ada di Gunung Bromo.

Masyarakat juga diharuskan menunjukkan surat sehat terlebih dahulu sebelum memasuki kawasan TNBTS.

Sarif juga meminta kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap mengenakan masker dan memberlakukan jaga jarak.

Agar nantinya tidak ada klaster Covid-19 di Gunung Bromo dan wisata Gunung Bromo bisa tetap buka di saat pandemi Covid-19.

"Pada intinya dengan dibukanya TNBTS adalah untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat agar bangkit kembali. Maka dari itu kami minta sinergi dan kerjasama dari berbagai pihak. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Jadi dari segi ekonom dan kesehatan ini harus tetap jalan," tandasnya

Ikuti kami di
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved