Taman Nasional Kelimutu

Desainer Lia Afif Janji Bawa Keindahan dan Kekayaan Alam Taman Nasional Kelimutu Lewat Fesyen

Kali ini Lia melakukan eksplorasi keindahan alam dan juga kekayaan wastra budaya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wiwit Purwanto
suryatravel/istimewa
Desainer Lia Afif eksplorasi keindahan dan kekayaan alam Taman Nasional Kelimutu dalam Kelimutu Photo Journey 

SURYATRAVEL.COM,  SURABAYA – Desainer  Busana Muslim Lia Afif  tak pernah berhenti mengeksplorasi kekayaan keindahan alam Indonesia melalui karya desain fashionnya.

Kali ini Lia melakukan eksplorasi keindahan alam dan juga kekayaan wastra budaya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan perjalanan ini atas undangan Balai Taman Nasional Kelimutu bersama Photojourney Series, dengan mengambil tema  Kelimutu Photo Journey.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara kegiatan fotografi, wisata, dan fesyen.  Sempat terlintas mengenai kondisi pandemi, namun karena lokasi terletak di area terbuka yang luas dengan hamparan tanaman dan hutan kecil yang menjadi bagian dari Taman Nasional Kelimutu, Flores, Nusa Tenggara Timur ini, maka Lia Afif dan tim sepakat untuk ikut dalam kegiatan itu.

“Saya beserta tim akhirnya sepakat untuk melakukan kegiatan istimewa ini,” kata Lia, Senin (21/09/2020).

Selama dua hari 19 dan 20 September 2020, Lia mengekplorasi Taman nasional Kelimutu, semangatnya  untuk terus menggeliatkan dunia fesyen di Tanah Air  yang tentunya akan ikut mengangkat potensi kain tradisional daerah.

Untuk mengenal lebih dalam tentang potensi kain daerah dan keramahan warga, selama dua malam, ia tinggal bersama dengan penduduk Desa Nggela dan Waturaka keramahan warga setempat menjadi pengalaman tersendiri. Selanjutnya ia juga berkunjung ke pengrajin tenun ikat, berjumpa dengan warga Desa Saga.

Berkunjung ke pengrajin tenun ikat berjumpa dengan warga Desa Saga, Flores NTT
Berkunjung ke pengrajin tenun ikat berjumpa dengan warga Desa Saga, Flores NTT (suryatravel/istimewa)

“Mengenal dan mengeksplorasi Wastra Nusantara dan kebudayaan asal kain tersebut akan menjadi inspirasi saya untuk rangkaian koleksi selanjutnya,” ungkapnya.. 

Meski masih dalam situasi pandemi, namun misi dan visi Lia Afif mengembangkan dan mengenalkan Wastra Nusantara kepada para penikmat fesyen tanah air dan mancanegara tidak akan surut.

Justru kondisi seperti saat ini, teman-teman pengrajin wastra harus makin  jeli menangkap peluang dan mau mengeksplorasi keinginan atau kebutuhan para penikmat fesyen.

Lia juga membagikan pengalaman selama menekuni dunia fesyen kepada  para pengrajin tenun ikat, terutama fesyen busana muslim yang selalu mengangkat potensi wastra Nusantara.

Dari para pengrajin tenun yang ia temui, Lia banyak banyak belajar dan menjadi pengalaman tersendiri untuk lebih mengenal tentang teknik dan filosofi tenun ikat.

“Banyak pengalaman  disini yang dapat saya bawa ke dalam desain saya berikutnya,” tandasnya. (wiwit purwanto)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved