Kuliner

Kini Ada Pasar Kuliner Tahu Tradisional di Desa Gitik Banyuwangi

Geliat kreativitas dan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi terus berlangsung. Terbaru, di desa Gitik, kecamatan Rogojampi, hadir pasar kuliner tahu

surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas meninjau pasar kuliner tahu tradisional di Desa Gitik, kecamatan Rogojampi. 

SURYATRAVEL.com | BANYUWANGI - Geliat kreativitas dan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi terus berlangsung. 

Terbaru, di desa Gitik, kecamatan Rogojampi, kabupaten Banyuwangi, dihadirkan pasar kuliner tahu tradisional. 

Memang, desa Gitik adalah wilayah penghasil tahu di kabupaten Banyuwangi. 

Kepala Desa Gitik, Hamzah mengatakan pasar ini dibuat atas inisiatif warga. Mereka mengaku ingin produk tahu buatan mereka dikenal lebih luas oleh warga karena kekhasannya.

Maklum saja, tahu di daerahnya memiliki rasa yang khas. Para pengrajin tahu di wilayahnya masih mempertahankan proses pembuatan yang masih tradisional yakni menggunakan kayu sebagai bahan bakarnya.

“Tahu Gitik ini sangat khas, bertekstur kering tapi lembut di dalam. Selain itu, bahannya juga alami tanpa pengawet dan masih tradisional. Patut dicoba,” promosi Hamzah.

Dengan kekhasan ini, Hamzah mengaku warga ingin agar tahu buatan mereka ini dikenal lebih luas. Mereka lalu terpikir untuk membuat pasar kuliner tematik dengan tahu sebagai menu utama.

"Bersama-sama berinisitif membuat pasar kuliner. Melengkapi pasar-pasar kuliner Banyuwangi yang telah ada sebelumnya. Alhamdulillah, selain upaya untuk mengenalkan tahu, kami berharap bisa menggerakkan ekonomi warga desa di sini," katanya.

Pasar kuliner tersebut menyuguhkan berbagai makanan olahan berbahan dasar tahu produksi warga desa setempat. Seperti tahu goreng, tahu walik, juga ada tahu bayam. Pengunjung bisa menikmati olahan beragam tahu dengan nikmat, maklum saja karena disajikan dengan fresh. Pasar kuliner ini juga menyajikan makanan tradisional khas Banyuwangi lainnya.

Hamzah menambahkan pasar yang telah berdiri sejak awal 2019 itu sempat tutup beberapa bulan karena adanya pandemi korona. Kini, Kampung Tahu dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Akira Tandika
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved