Kuliner

Wine Robusta Coffee Kalibaru Banyuwangi, Kopi Robusta Rasa Wine yang Dibandrol Rp 5 Juta Per Kilo

Satu lagi varietas kopi baru ada di Banyuwangi. Wine Robusta Coffee namanya. Harga bijinya, Rp 5 juta per kilogram.

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda (kanan) saat mencoba Wine Robusta Coffee 

SURYATRAVEL, BANYUWANGI - Satu lagi varietas kopi baru ada di Banyuwangi. Wine Robusta Coffee namanya.

Biji kopi robusta yang memiliki rasa seperti wine ini dibandorl dengan harga Rp 5 juta per kilogram. 

Kopi jenis ini dibuat dari kopi robusta yang berasal dari Kecamatan Kalibaru Banyuwangi yang selama ini dikenal sebagai Land Of Coffe atau Sunrise Coffe of Java.

"Kopi ini unik. Memiliki rasa seperti wine. Asam dan segar padahal tidak ada campuran wine sama sekali," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Yanuarto Bramuda, Rabu (7/10).

Bramuda mengatakan selama ini kopi yang bisa dibuat rasa seperti wine adalah arabica, yang memang mengandung rasa asam. 

"Biasanya yang dibuat wine coffee ini adalah kopi jenis arabica. Tapi ini dari kopi robusta. Anak-anak muda Kalibaru bisa membuat wine robusta coffe," kata Bramuda yang mencicipi kopi ini.

Kalibaru selama ini dikenal sebagai daerah penghasil kopi. Di kecamatan tersebut, perkebunan kopi rakyat mencapai 9.721 hektare.
Kalibaru merupakan sentra produksi kopi di Banyuwangi. Kopi dari kawasan tersebut, di antaranya dari Kebun Malangsari, telah diekspor rutin ke sejumlah negara.

"Saya sangat senang melihat banyak anak muda yang kini terlibat dalam pengembangan kopi. Tidak hanya bergerak dalam pertanian kopi saja. Tetapi sudah mulai melakukan pemrosesan kopi siap saji. Juga mulai banyak kedai-kedai kopi yang dibuka. Ini memberi nilai tambah ekonomi. Kami akan bantu pemasarannya," kata Bramuda.

Karena proses pembuatannya yang cukup lama, harga kopi ini bisa dibilang cukup mahal. Satu kilogram masih berbentuk biji kopi yang sudah disangrai, dihargai Rp 5 juta. Padahal satu kilogram biji kopi biasa yang sudah disangrai Rp 100.000 hingga Rp.200.000.

Abdillah, pemuda Kalibaru pembuat kopi ini mengatakan, kopi yang baik untuk diproses menjadi wine coffee adalah kopi yang ditanam di atas ketinggian 1.500 mdpl. Semakin tinggi kopi yang ditanam maka akan semakin banyak getahnya.

Proses pembuatan Wine Robusta Coffe ini membutuhkan waktu selama lima bulan.

"Prosesnya cukup lama untuk membuat kopi ini, sekitar lima bulan karena harus mengalami beberapa tahap," kata Abdillah.

Dimulai dari pemilihan biji kopi robusta yang sudah matang atau yang telah berwarna merah.

Setelah itu kopi difragmentasi selama 5 bulan. Proses penjemurannya juga lebih lama.

"Penjemurannya sengaja lebih panjang karena dipercaya semakin lama dijemur, maka ceri akan semakin melekat dengan biji kopi. Itulah yang mengeluarkan rasa dan aroma wine,” kata Abdillah.(haorrahman)

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved