Jelajah Lumajang

Ranu Klakah, Berkah Dari Gunung Lemongan Untuk Warga Lumajang

Ranu Klakah adalah sebuah danau di Lumajang yang terbentuk dari erupsi Gunung Lemongan. Sampai kini Ranu Klakah Jadi berkat untuk warga sekitarnya.

surabaya.tribunnews.com/tony hermawan
Nelayan menjaring ikan dengan menggunakan rakit bambu di Ranu Klakah, Lumajang. 

"Dulu kurang lebih ada 36 sumber mata air. Karena ada penebangan liar di kaki Gunung Lemongan itu banyak yang mati (danau) jadi sekarang tinggal 6 termasuk Ranu Klakah," ucapnya.

Banyaknya terkurasnya air Danau Ranu Klakah menjadi kekhawatiran sendiri bagi warga sekitar. Karena kedalaman danau setiap hari semakin dangkal.

"Sekarang airnya jadi surut karena Ranu Klakah kurang lebih mengaliri 5-6 desa," ujarnya.

Kendati demikian, alam tak Ranu Klakah tidak henti-hentinya menumpahkan manfaat bagi masyarakat. Setiap tahun, sekitar bulan Agustus atau September akan muncul fenomena alam ikan mabuk.

Bisa dipastikan akibat fenomena ini akan banyak jutaan ikan akan muncul ke permukaan. Warga pun banyak datang dengan membawa berbagai macam alat menangkap ikan. 

"Ada yang jaring ada yang nyerok. Pakai alat tradisional saja bisa langsung dapat lah wong ikannya melimpah," ujarnya.

Kata Azhari, warga sekitar menyebut fenomena alam ini 'Koyo'.

Adanya fenomena ini tak jarang warga sekitar mengaitkan dengan hal-hal mistis. Namun secara ilmiah banyaknya ikan mabuk bermunculan karena Gunung Lemongan sedang memuntahkan belerang.

"Dulu pernah tiga tahun tidak ada fenomena ikan mabuk atau koyo. Warga tambah khawatir takutnya ada apa-apa sama Gunung Lemongan," ucapnya.

Sekadar informasi, Ranu Klakah terletak di Desa tegal Randu. Untuk bisa kesini, rute ke Ranu Klakah tidak begitu susah. Sesampai di Lumajang, cari pasar Klakah dan ikuti arah ke Ranu Klakah.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved