Empat Rekomendasi Destinasi Wisata di Gresik yang Layak Dikunjungi Saat Weekend

Jelang weekend, saatnya untuk berwisata. Berikut rekomendasi empat destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Gresik.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
ist
Wisata Selo Tirto Giri (Setigi) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah 

Kepala Pengelola Wisata Wagos, Misbakhud Dawam menyebut prasasti itu sudah ditemukan lama. Bahkan sebelum wisata Wagos yang terdiri dari kincir angin, dan taman bunga itu didirikan.

Tidak semua orang bisa menjangkau wisata Goa dengan Prasasti Butulan itu karena medan yang harus dilalui cukup ekstrem. Pengunjung harus hati-hati karena lokasinya di perbukitan batu kapur.

"Prasasti Butulan sudah pernah dicek bahkan sebelum dibukanya wisata ini. Kira-kira 10 tahun lalu. Letaknya di atas goa lagi, jumlah goa disini cukup banyak. Ada satu yang kita buka untuk umum," terang Dawam.

Selain masuk gang, pengunjung juga harus berjalan kaki menuju mulut goa yang mencapai 200 meter. Kondisi jalan yang naik karena wilayah perbukitan kapur.

"Ada prasasti Butulan di perbukitan batu kapur ini. Sudah disampaikan ke Bupati, tinggal rekomendasi ke Kementrian untuk dinobatkan sebagai cagar budaya," lanjutnya.

4. Wisata keliling kota lama dengan bus sambil ngopi

Wisata keliling kota Lama Gresik sambil ngopi di dalam bus pariwisata yang telah dimodifikasi.
Wisata keliling kota Lama Gresik sambil ngopi di dalam bus pariwisata yang telah dimodifikasi. (ist)

Wisata keliling kota lama di Gresik ini merupakan inovasi yang dihadirkan sebuah tempat ngopi di Gresik bernama Pit-Stop. Dipilihnya menikmati kopi sambil berkeliling Kota Pudak dengan bus ini karena berawal dari rasa prihatinnya setelah para pekerja di bidang bus pariwisata benar-benar terdampak pandemi covid-19 ini. Mereka tidak bisa lagi membawa penumpang untuk sekadar berwisata karena dilarang berkumpul.

Sejak Bulan Maret lalu, para pekerja di bidang bus pariwisata ini hanya bisa memarkirkan kendaraan di garasi mereka.

"Kami bekerjasama dengan para pelaku bus pariwisata di Gresik yang terdampak pandemi covid-19. Kita berkolaborasi," ujar owner Pit-Stop, Muhammad Ramadhani Anwar.

Kapasitas tempat duduk di dalam bus dipangkas separuh untuk menuruti jumlah 50 persen penumpang. Hanya 30 penumpang saja sekali jalan.

Harga yang ditawarkan pun tergolong ramah di kantong. Dengan durasi keliling Gresik selama satu jam, penumpang hanya ditarik biaya Rp 45 ribu hingga Rp 55 ribu saja.

Para penumpang mendapatkan satu gelas kopi dan snack, bahkan nasi sebagai menu dalam perjalanan. "Seminggu empat kali hari selasa, kamis, sabtu dan minggu mulai jam 15.00 Wib dan 19.00 Wib," tandasnya. (wiwit purwanto)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved