Kuliner Surabaya

Mengenal Sejarah Pabrik Tahu Dinoyo yang Disebut Pabrik Tahu Tertua di Surabaya

Pabrik tahu Dinoyo yang berdiri sejak 68 tahun silam disebut sebagai pabrik tahu tertua di Surabaya. Seperti ini sejarahnya.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: eben haezer
ist
Aktivitas pembuatan tahu di Pabrik Tahu Dinoyo, Surabaya 

SURYATRAVEL, SURABAYA – Di Surabaya ternyata ada pabrik tahu yang sudah sejak 68 tahun lalu berdiri, tempatnya di Jalan Dinoyo 81 – 83. Bisa jadi pabrik tahu ini adalah yang paling tua di Surabaya.

Pabrik tahu berbendara UD Sumber Kencana itu didirikan pada 1952 oleh Go Loe Tjiauw.

Sebelumnya Go Loe Tjiauw mendirikan pabrik tahu di Solo dan sekarang masih eksis. Kemudian ia hijrah ke Surabaya dan mendirikan pabrik tahu di Dinoyo.

Sepeninggal Go Loe Tjiauw, pengelolaan pabrik diteruskan putranya, Go Sin Hwa yang berpulang tahun 2014. Kini kepengelolaan perusahaan dipegang Riani, istri Alm. Go Sin Hwa

Riani atau biasa dipanggil Mami Tahu menceritakan sejak pabrik didirikan mertuanya, Go Loe Tjiauw, memiliki karyawan sebanyak 20 orang.

Para karyawan ini tinggal di lingkungan pabrik, mulai menikah hingga memiliki anak. Kini anak-anak mereka pun meneruskan bekerja di pabrik tahu. Namun sejak pandemi jumlah karyawan hanya 8 orang.

Dari awal pabrik beroperasi dengan mesin lama hingga  sekarang masih dipertahankan, karena masih berfungsi dengan baik.

 “Tahu yang diproduksi kala itu diambil para pedagang yang datang langsung ke pabrik, sebagian lagi dijual dengan diangkut cikar atau kereta yang ditarik lembu,” kenang  Riani.

Dhahana Adi Pungkas, penulis Buku Surabaya Punya Cerita mengatakan keberadaan pabrik tahu tertua di Surabaya ini bisa menjadi alternatif wisata kuliner.

“Surabaya itu punya sejuta cerita, tapi yang populer hanya cerita sejarah perjuangan saja. Sedangkan di balik kampung Dinoyo ada pabrik tahu yang tidak terekspose,” jelas Ipung panggilan akrabnya.

Saat berkunjung ke pabrik tahu ia juga bersama Surabaya Suites Hotel rencananya untuk membuat paket wisata alternatif seperti jelajah kampung yang tidak terpublikasikan sekaligus membantu UMKM memberdayakan ekonomi  masyarakat.

“Dengan video dan foto foto yang kami ekspose, maka masyarakat akan penasaran dan datang berkunjung salah satunya ke pabrik tahu Dinoyo,” pungkasnya. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved