Ajak Anak Ekspresikan Diri Lewat Ajang Halloween Makeup and Fashion Parade Lenmarc Mall Surabaya,

Lenmarc Mall Surabaya mengajak anak-anak hingga remaja mengekspresikan kesan seram yang ada di benak mereka melalui Makeup Halloween & Fashion Parade.

surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Sejumlah anak dengan kostum seram tampil dalam Halloween Makeup and Fashion Parade Lenmarc Mall Surabaya 

SURYATRAVEL, SURABAYA - Bulan Oktober identik dengan halloween dan aura seramnya. Saat halloween, yang muncul di benak adalah kostum hantu-hantu dengan makeup menakutkan.

Kostum hantu dan makeup seram biasanya hanya bisa disaksikan di televisi. Bahkan, sebagian orang hanya bisa membayangkan nuansa horornya halloween tanpa merasakan langsung.

Berawal dari hal tersebut, Lenmarc Mall Surabaya mengajak anak-anak hingga remaja mengekspresikan kesan seram yang ada di benak mereka melalui Makeup Halloween & Fashion Parade.

Acara yang didukung oleh Rose Organizer dan Bell's Costum Surabaya ini digelar di Lenmarc, Sabtu (17/10/2020).

Marketing Communication Lenmarc Mall Surabaya Manager, Kukuk F. Soeharno mengatakan, pihaknya menggelar fashion parade dan Makeup Halloween tersebut sebagai wadah mengekspresikan diri.

"Acara Makeup Halloween dan Fashion Parade ini bertujuan untuk mengekspresikan diri, mengekspresikan pikiran anak-anak dan semua peserta yang hadir. Biasanya, kostum hantu dan makeup seram hanya ada di bayangan," ujar Kukuk saat ditemui di sela acara.

Kukuk melanjutkan, Lenmarc Mall Surabaya ingin mewujudkan bayangan seramnya halloween supaya bisa dirasakan langsung dengan cosplay kostum hantu.

"Kalau anak-anak dan peserta ikut acara ini, mereka bisa merasakan jadi seram. Apalagi makeupnya juga senada dengan tema. Jadi seramnya lengkap," ujarnya.

Ada setidaknya 60 peserta fashion parade yang terdiri dari anak hingga remaja. Fashion parade ini terbagi dalam dua kelompok, yakni anak-anak dengan batas usia 2-7 tahun dan remaja 8-15 tahun.

Para peserta, lanjut Kukuk, diperbolehkan melakukan makeup di rumah hingga finishing makeup 80 persen..

"20 persennya atau touch up lagi bisa dilakukan di sini. Jadi saat di venue tidak makeup full dari awal," jelasnya.

Terkait penilaian, Kukuk menjelaskan, ada kriteria khusus yang jadi patokan. Seperti keserasian makeup dengan kostum.

"Penilaiannya berdasarkan serasi tidaknya makeup dan kostum. Kemudian bagaimana pembawaan di atas panggung," paparnya.

Menurut Kukuk, ajang ini juga dimaksudkan untuk menambah rasa percaya diri anak di atas panggung. "Dengan berani tampil di depan orang banyak, rasa percaya diri pasti juga meningkat," pungkasnya.(luthfi husnika)

Ikuti kami di
Editor: eben haezer
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved