Banyuwangi dan LinkAja Kerjasama Pembayaran Tiket Wisata

Pemkab Banyuwangi dan penyedia uang elektronik nasional LinkAja, bekerjasama dalam pembayaran non tunai pada aplikasi Banyuwangitourism.

ist
Ilustrasi linkaja 

SURYATRAVEL, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi dan penyedia uang elektronik nasional LinkAja, bekerjasama dalam pembayaran non tunai pada aplikasi Banyuwangitourism. 

Kerjasama dan peluncuran ini diresmikan melalui penandatangan Perjanjian Kerja Sama secara virtual antara LinkAja dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Selasa (20/10).

Acara peluncuran diadakan secara virtual ini dilakukan secara live melalui kanal Youtube LinkAja Indonesia dan akun Instagram Banyuwangitourism.

"Terima kasih atas kerja sama ini. Kami berharap ke depan destinasi pariwisata dan seluruh pelaku pariwisata yang terlibat dalam kemajuan pariwisata Banyuwangi bisa menikmati layanan yang disajikan oleh LinkAja dalam Aplikasi Banyuwangitourism," kata Bramuda.

"Kedepan, wisatawan Banyuwangi bisa mendapatkan manfaat dari keberadaan aplikasi Banyuwangitourism untuk memudahkan transaksi nontunai," tambah Bramuda.

LinkAja memberikan cashback sebesar 20 persen, dengan minimal transaksi sebesar Rp 25,000, dan nominal cashback sebesar maksimal Rp 10,000 selama periode 19 Oktober – 1 November 2020.

Di Banyuwangi, transaksi menggunakan LinkAja telah dapat digunakan di pasar, warung, dan toko modern seperti Basmallah, Arthapura Mart, Pasar Rogojampi, Tuk Tuk Tea, Nyoklat Klasik, Srengenge Wetan, Osing Deles, Sego Tempong Mbok Wah, Diskuupi.

Penginapan di Dialoog Hotel, Kampung Osing Inn, Villa Kemarang, Kokoon Hotel, Pandansari Homestay, Pondok Seruni Homestay, Illira Hotel.

Di Objek Wisata Bangsring Underwater, Grand Watudodol, Pantai Cacalan, Pantai Boom, Air Terjun Jagir, Air Terjun Kalibendo, Agrowisata Taman Suruh, Taman Gandrung Terakota, Pantai Cemara, Sendang Seruni, Green Gumuk Candi, Wisata Pinus Songgon, De Djawatan Forest, dan lainnya.

Edward Kilian Suwignyo, Direktur Marketing LinkAja mengatakan, kerja sama digitalisasi pembayaran dengan Banyuwangi pada aplikasi inovatif Banyuwangitourism, merupakan bentuk nyata dari komitmen.

"Kami mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Banyuwangi, yang dikenal dengan sebutan The Sunrise of Java di kalangan wisatawan lokal dan mancanegara,” kata Edward.

“Kami berharap warga Banyuwangi maupun wisatawan dapat turut bersama-sama menghidupkan kembali UMKM yang ada, sesuai dengan misi besar kami untuk membangun ekosistem dan platform layanan keuangan digital yang melayani terutama kebutuhan masyarakat kelas menengah dan UMKM di Indonesia," tambah Edward.

Hingga saat ini, LinkAja telah dapat digunakan di lebih dari 600,000 merchant lokal dan lebih dari 280,000 merchant nasional di seluruh Indonesia, 134 moda transportasi, lebih dari 500 pasar tradisional, lebih dari 14,000 partner donasi digital, 1.600 e-commerce, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu.

Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di lebih dari satu juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.(haorrahman)

Ikuti kami di
Editor: eben haezer
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved