Damri Kini Melayani Rute Jember-Bondowoso-Ijen, Traveling Jadi Lebih Mudah

Perum Damri kini melayani angkutan wisata kawasan strategis pariwisata nasional rute Jember-Bondowoso-Ijen. Traveling jadi lebih mudah.

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/benni indo
Ilustrasi - Bus Damri akan melayani rute Jember-Bondowoso-Ijen 

SURYATRAVEL, BONDOWOSO  - Para pelancong kini dapat lebih mudah mengunjungi berbagai destinasi wisata di kawasan Ijen.

Sebab, Perum DAMRI bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyediakan layanan angkutan wisata Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) rute Jember-Bondowoso-Ijen.

Inovasi ini merupakan upaya Damri dalam mengakomodir kebutuhan transportasi darat dan Pemulihan Ekonomi pada sektor wisata.

Kepala Seksi Angkutan Orang dan Barang Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso, Bayu Aji Prabowo mengatakan pelayanan transportasi pada rute tersebut sudah mulai beroperasi sedari Senin (19/10).

"Namun, untuk launchingnya masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak DAMRI," katanya, Selasa (20/10).

Ia menjelaskan terkait operasional dan pengelolaan moda transportasi merupakan wewenang Perum DAMRI.

Namun, pihaknya diminta untuk berperan serta dalam mendukung layanan ini dengan membangun sarana-prasarana. Rencananya, DLHP Bondowoso akan membangun shelter di 6 titik, yakni di Museum Kereta Api Bondowoso, Simpang Gardu Atak, Simpang Sumber Gading, Teras Kopi BRI Kluncing, Area Parkir Sempol dan Paltuding.

"Shelter ditempatkan di titik tersebut guna menyangga tempat-tempat wisata di sekitarnya. Dalam pembangunan shelter kami bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso," ujarnya.

Apabila shelter tersebut telah terbangun, lanjut Bayu, pihaknya bakal menyiapkan angkutan pengumpan berupa ojek wisata. Nantinya, angkutan berbasis masyarakat itu akan dikelola kelompok sadar wisata desa setempat.

Selain itu, nantinya ada shelter terpadu di Museum Kereta Api dan Paltuding. Di shelter tersebut akan dilengkapi, antara lain, dengan papan promosi wisata, jadwal keberangkatan, dan produk UMKM binaan Dinkop UKM.

"Dengan begitu roda perekonomian masyarakat bisa kembali bergerak dan meningkat," paparnya.

"Pembangunan shelter rencananya dilakukan pada 2021. Pembangunan ini juga sebagai penunjang Ijen Geopark," tambahnya.

Per hari, transportasi DAMRI melayani 2 trip atau pemberangkatan. Rinciannya, rute Terminal Tawang Alun - Stasiun Jember, Bandara Noto Hadinegoro, Stasiun Bondowoso (Museum Kereta Api) jadwal pemberangkatan trip pertama pukul 08.00 WIB dan trip kedua pukul 11.00 WIB.

Rute sebaliknya, Stasiun Bondowoso (Museum Kereta Api) - Bandara Noto Hadinegoro - Stasiun Jember - Terminal Tawang Alun jadwal pemberangkatan trip 1 pukul 07.00 WIB dan trip 2 pukul 18.00 WIB.

Kemudian jadwal keberangkatan trip 1 rute Stasiun Bondowoso (Museum Kereta Api) - Paltuding (Ijen) pukul 10.00 WIB dan untuk trip 2 pukul 15.00 WIB.

Rute sebaliknya, Paltuding (Ijen) - Stasiun Bondowoso (Museum Kereta Api) jadwal keberangkatan trip 1 pukul 09.00 WIB dan trip 2 pukul 15.00 WIB.

"Jadwal keberangkatan moda transportasi DAMRI sudah diperhitungkan sesuai jam kedatangan serta pemberangkatan di stasiun Jember dan Bandara Noto Hadinegoro," terangnya.

Ia menyebutkan, DAMRI menyiapkan 4 armada transportasi. Rute Jember-Bondowoso menggunakan bus medium berkapasitas 28-32 seat. Lalu, rute Bondowoso-Ijen menggunakan elf long dengan kapasitas maksimal 20 seat.

"Sementara, tarif yang dikenakan untuk trayek Jember-Bondowoso dan Bondowoso-jember Rp 15 ribu. Khusus rute Bondowoso-Paltuding (Ijen) gratis hingga bulan Desember," pungkasnya. (danendra kusumawardhana)

Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved